Selain itu, semakin banyak Gen Z yang beralih ke dunia kewirausahaan.
Berbekal keterampilan digital yang mereka miliki, banyak yang mencoba membangun bisnis sendiri, agar tidak sepenuhnya bergantung pada perusahaan besar yang rawan melakukan efisiensi akibat AI.
Baca Juga: Main Api dengan Lingkungan, Pabrik Timbal di Serang Akhirnya Disetop Total
Optimisme vs Pesimisme
Namun, tidak semua Gen Z memandang perubahan ini sebagai jalan terang.
Ada juga yang merasa pesimistis, karena kecepatan perkembangan AI dikhawatirkan justru mempersempit ruang untuk membangun karier jangka panjang.
“Bagi sebagian, AI membuka peluang. Tapi bagi banyak yang lain, ini adalah tantangan yang bisa memperberat langkah mereka di dunia kerja,” tambah Briggs.
AI dan Masa Depan Karier Gen Z
Revolusi AI jelas bukan sekadar teknologi baru. Bagi Gen Z, ini adalah tantangan besar yang bisa mengubah arah hidup mereka.
Adaptasi, peningkatan keterampilan, dan keberanian mencari jalur alternatif kini jadi kunci bertahan di tengah era digital yang penuh kejutan.***
Artikel Terkait
Jurang Gaji Ala Indonesia: Buruh Hitung Receh Rp20 Ribu, DPR Duduk Manis Raup Rp3 Juta
Ngintip Harga Tanah Tanpa Keluar Rumah, Begini Cara Cek Online di Bhumi ATR/BPN
Bikin Iri! Pajak Mobil Listrik Cuma Segini, dari Wuling sampai BMW
Main Api dengan Lingkungan, Pabrik Timbal di Serang Akhirnya Disetop Total
Royalti Tak Lagi Tebang Pilih, Indonesia Tawarkan Protokol Jakarta di WIPO
PIP 2025 Bisa Daftar Mandiri,Panduan Orang Tua Biar Nggak Kena Tipu Link Abal-Abal
Antusias Penggemar Membeludak, Promotor Tambah Tiket Silver Konser Mariah Carey, Harga Rp2,1 Juta
10 Rekomendasi HP Harga 2 Jutaan Terbaik Agustus 2025, Tetap Bisa untuk Ngegame!
Promo Merdeka KAI Diperpanjang! Diskon Tiket Kereta Api 20 Persen Hingga 31 Agustus 2025
Promo Superindo 24–27 Agustus 2025, Diskon Spesial Member, Fresh All Day hingga Produk Masak Hemat