TITIKTEMU.CO - Bagi sebagian besar mahasiswa, tugas akhir hanyalah tiket kelulusan. Namun, bagi Nidewi Aruma, mahasiswi Desain Produk ITB angkatan 2021, karya tersebut justru menjadi bagian dari perjalanan pribadinya sebagai musisi.
Ia memilih membuat gitar akustik berbahan rotan—material yang biasanya dipakai untuk furnitur, bukan alat musik.
“Gitar itu instrumen paling populer di dunia. Aku juga sering main gitar di panggung, jadi rasanya pas banget kalau tugas akhir ini bisa aku gunakan untuk karier musikku juga,” ujar Aruma.
Baca Juga: Hampir Gulung Tikar, Kini Omset Melejit 750 Persen: Kisah Roti Malang yang Menginspirasi UMKM
Mengapa Rotan?
Pilihan rotan bukan sekadar iseng. Material ini menawarkan keunikan: lebih ringan, lentur, dan bisa dibentuk menjadi desain gitar yang lebih variatif daripada kayu.
Menurut Aruma, hal ini penting bukan hanya untuk tampilan, tetapi juga untuk kenyamanan pemain.
“Rotan lebih elastis, jadi bisa bikin kurva yang lebih banyak. Itu bukan cuma soal estetika, tapi juga ergonomi saat main gitar,” jelasnya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Putri Pengayuh Becak: Lulus S2 ITB, Jadi Dosen Muda, dan Raih Beasiswa ke Korea
Proses Panjang, Dari 100 Sketsa ke 1 Desain Final
Butuh waktu satu tahun untuk menyelesaikan proyek ini.
Enam bulan pertama, Aruma fokus mempelajari gestur pemain gitar: mulai dari posisi tangan, lekukan, hingga kenyamanan leher gitar.
Dari situ lahirlah lebih dari 100 sketsa desain, yang akhirnya disaring hingga tinggal satu bentuk final.
Pekerjaan tersulit ada di body gitar, yang memakan waktu hingga empat bulan. Untungnya, Aruma mendapat bantuan dari dua pengrajin: Krisandi yang paham material rotan, dan Pak Rikun, perajin gitar berpengalaman.
Artikel Terkait
Dari Dapur Hajatan ke Bangku ITB: Kisah Inspiratif Naufal, Anak Tukang Masak di Pamanukan
Kuliah Gratis Jurusan Bisnis di IPMI? Cek Beasiswa Girls Fund 2025 untuk Perempuan Inspiratif!
Dari Geologi ITB ke Kantor PBB di Budapest, Ini Perjalanan Karier Inspiratif Eka Nurmuzaki
Kisah Inspiratif Emir, Lulusan UMY yang Berhasil Raih Beasiswa LPDP untuk S2 di Harvard
Kisah Inspiratif Viral Anak Penjual Es Keliling Lolos ITB, Rumah Penuh Piala
5 Ide Tema MPLS 2025 yang Penuh Inspiratif dan Seru untuk Siswa Baru SD, SMP, SMA dan SMK
Kisah Inspiratif: Fatimah Azzahra, Anak Yatim Piatu Lolos FKH UGM Beasiswa 100%
Kisah Inspiratif dan Mengharukan Dea, Anak Nelayan Asal Bali Lolos ITB: Rumah Sederhana Penuh Piala, Semangat Besar Gapai Mimpi
Kisah Inspiratif Putri Pengayuh Becak: Lulus S2 ITB, Jadi Dosen Muda, dan Raih Beasiswa ke Korea
Sosok Humanis Marsma Fajar Adriyanto di Mata Wakasau: Ramah, Ceria, dan Inspiratif