Prabowo Kecam Beras Oplosan: Rakyat Dirugikan, Negara Tekor Rp100 Triliun Setiap Tahun

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 22 Juli 2025 | 11:15 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.  (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

TITIKTEMU.CO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap praktik beras oplosan yang marak terjadi dan sangat merugikan masyarakat.

Dalam pidatonya di acara penutupan Kongres PSI yang digelar di Solo pada Minggu, 20 Juli 2025, Prabowo menyebut bahwa kerugian dari praktik kecurangan ini bisa mencapai hampir Rp100 triliun setiap tahun.

Menurutnya, praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan sudah masuk dalam kategori kejahatan ekonomi berat yang menyengsarakan rakyat kecil secara langsung.

Baca Juga: Anies Baswedan Soroti Ketidakhadiran Presiden Prabowo di Sidang PBB, Komitmen Global Dipertanyakan

Modus Manipulasi Harga dan Kualitas Beras

Prabowo membeberkan bahwa banyak pelaku usaha nakal yang dengan sengaja memanipulasi kualitas beras.

Beras biasa yang seharusnya dijual dengan harga terjangkau, dikemas ulang dan dipasarkan sebagai beras premium dengan harga tinggi.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan kekesalannya terhadap praktik curang tersebut:

> “Masih banyak permainan jahat dari segelintir pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa diklaim sebagai beras premium dan dijual dengan harga seenaknya,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi, Bahas Pembangunan Kampung Haji

Disebut sebagai “Subversi Ekonomi”

Lebih lanjut, Prabowo menilai kejahatan beras oplosan ini tidak bisa dianggap remeh.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan subversi ekonomi, yaitu bentuk sabotase terhadap kestabilan ekonomi negara.

> “Ini bukan sekadar pelanggaran, ini adalah kejahatan ekonomi luar biasa. Saya menyebutnya sebagai subversi ekonomi karena dampaknya sangat besar bagi kehidupan rakyat,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X