TITIKTEMU.CO - Polda Metro Jaya mengamankan 17 orang terkait dugaan penguasaan lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berada di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Aksi tersebut diduga dilakukan tanpa hak yang sah, sehingga dilaporkan oleh pihak BMKG ke kepolisian.
Anggota Ormas dan Pengaku Ahli Waris Terlibat
Dari 17 orang yang diamankan, 11 di antaranya disebut sebagai anggota ormas GRIB Jaya, sementara 6 lainnya mengklaim sebagai ahli waris atas lahan yang kini tengah disengketakan.
Baca Juga: Dewan Pers Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Penulis Opini di Detik.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari laporan resmi yang masuk dari BMKG terkait penguasaan ilegal atas aset negara.
Barang Bukti: Karcis Parkir hingga Senjata Tajam
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti karcis parkir, atribut organisasi masyarakat, dan senjata tajam.
Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pengelolaan lahan dilakukan secara tidak resmi.
Bangunan Liar Dibongkar, Diduga Disewakan Secara Ilegal
Satu hari sebelum penangkapan, pada Sabtu 24 Mei 2025, polisi telah melakukan penertiban terhadap bangunan semi permanen yang berdiri di atas lahan BMKG tersebut.
Bangunan itu diketahui telah disewakan kepada pedagang oleh oknum ormas, yang mengaku berwenang mengelola lahan tersebut.
Menurut Kombes Pol Ade Ary, tindakan tersebut masuk dalam kategori pungutan liar karena tidak ada dasar hukum yang sah.
Artikel Terkait
BMKG: Awas Puncak Musim Hujan Ancam Jawa Tengah
BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Perlu Direspons Cepat Pemerintah Daerah
Prakiraan Cuaca BMKG Jawa Tengah dan Jawa Timur 16-17 Maret 2025, Apakah Hujan Lebat?
Besaran Uang Saku STMKG Terbaru 2025 dan Keunggulan Kuliah Gratis Sekolah Kedinasan BMKG
Syarat Pendaftaran STMKG Terbaru 2025: Kuliah Gratis dan Jadi CPNS BMKG
Musim Kemarau 2025 Sudah Dimulai, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan Lengkap BMKG
Wilayah di Jawa Tengah Ini Diprediksi BMKG Mengalami Musim Kemarau Mulai Mei 2025