Tak Sesuai Harapan Petani Lampung Keluhkan Harga Padi Anjlok: "Katanya Standar Rp6.500, Tapi Kenyataannya Jauh di Bawah"

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 24 April 2025 | 08:11 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat upacara tanam raya di Sumatera Selatan  (YouTube/sekretariat presiden )
Presiden RI Prabowo Subianto saat upacara tanam raya di Sumatera Selatan (YouTube/sekretariat presiden )

Baca Juga: Rekomendasi 4 Beasiswa Mahasiswa Baru 2025: Dapat Bantuan Hingga Lulus Kuliah!

Di banyak daerah, termasuk di Lampung Selatan, harga gabah justru jatuh ke angka Rp4.000 hingga Rp4.500 per kilogram.

Ini tentu menjadi pukulan berat bagi para petani, terutama mereka yang sudah mengeluarkan banyak modal untuk pupuk, pestisida, dan tenaga kerja.

Baca Juga: Prabowo Siapkan PP Penyerapan Gabah Rp 6.500: Prioritaskan Kesejahteraan Petani

Harapan dan Kekecewaan yang Terekam Kamera

Video yang diunggah sang petani bukan sekadar keluhan biasa. Itu adalah bentuk kegelisahan mendalam seorang warga desa yang merasa diabaikan.

Dalam potongan video lainnya, ia bahkan menyebutkan bahwa petani saat ini seperti “dibiarkan berjuang sendiri” di tengah tekanan harga pasar yang tidak menentu.

“Pemerintah bilang petani harus sejahtera. Tapi kenyataannya? Kami malah makin susah,” ungkapnya.

Baca Juga: Beasiswa MEXT Jepang 2026 Resmi Dibuka, Dapat Tunjangan Hidup hingga Rp13,8 Juta/Bulan

Beberapa netizen juga menandai akun-akun resmi pemerintah dalam kolom komentar, berharap agar suara petani ini bisa sampai ke telinga pejabat terkait.

Tanggapan Pemerintah Diharapkan Segera

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai kasus ini.

Namun berdasarkan laporan sebelumnya, Menteri Pertanian sempat menyebutkan adanya kemungkinan “permainan tengkulak” atau celah mafia yang menyebabkan harga gabah tidak stabil.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Youtube Sekretariat Kepresidenan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X