Paus Fransiskus Alami Gagal Napas Akut, Vatikan Beri Penjelasan Ini

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Selasa, 4 Maret 2025 | 19:53 WIB
Kondisi Terkini Paus Fransiskus yang Kembali Alami Gagal Napas Akut.  Ilustrasi (instagram.com/franciscus)
Kondisi Terkini Paus Fransiskus yang Kembali Alami Gagal Napas Akut. Ilustrasi (instagram.com/franciscus)

 

TITIKTEMU.COVatikan kembali mengabarkan kondisi terkini Paus Fransiskus.

Melansir dari SkyNews, Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus Fransiskus telah mengalami dua kali gagal napas akut selama dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari.

Pemimpin Gereja Katolik berusia 88 tahun ini dirawat karena infeksi pernapasan parah yang menyebabkan komplikasi serius.

Menurut pernyataan resmi Vatikan, gagal napas yang dialami Paus disebabkan oleh "penumpukan lendir yang signifikan" di paru-parunya serta "bronkospasme", kondisi yang mirip dengan serangan asma.

Baca Juga: Vatikan Ungkap Isu Paus Fransiskus Mundur Hanya Spekulasi, Masih Fokus pada Kesehatan Paus

Untuk mengatasi kondisi ini, dokter melakukan dua kali bronkoskopi, yaitu prosedur medis yang menggunakan tabung tipis berkamera untuk memeriksa saluran udara.

"Sore harinya, ventilasi mekanis non-invasif kembali dilakukan," ujar pernyataan Vatikan mengutip dari SkyNews.

Meski kondisinya serius, Paus tetap sadar, waspada, dan kooperatif.

Namun, prognosis kesehatannya masih belum bisa dipastikan.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025 Turun. Ini Jadwal Terbang dan Periode Pembeliannya

Sumber di Vatikan menyebutkan bahwa kondisi Paus sempat stabil pagi hari sebelum kembali memburuk di sore harinya.

Mereka menegaskan bahwa gangguan pernapasan yang dialaminya masih berkaitan dengan infeksi yang sedang berlangsung, bukan infeksi baru.

Namun, Paus tetap berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Ketika ditanya tentang suasana hati Paus, pihak Vatikan tidak memberikan jawaban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: news.sky.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X