TITIKTEMU.CO, Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, pada penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M, pemerintah menyediakan 62,3 ton obat untuk menunjang kesehatan para jemaah haji selama di Tanah Suci.
"Proses pengadaan sebagian obat dan perbekalan kesehatan lainnya dilakukan di Indonesia, kemudian dikirim ke Arab Saudi. Proses pengadaan sebagian lainnya dilakukan di Arab Saudi," terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag .
"Obat tersebut didistribusikan ke wilayah kerja Makkah dan Madinah, dengan proporsi 80 persen Makkah dan 20 persen Madinah. Dari 80% proporsi obat di Makkah, 10% disiapkan untuk puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," sambungnya.
"Pembagian proporsi obat ini didasarkan pada perkiraan lama waktu jemaah haji berada di setiap wilayah," tambahnya.
Dikatakan Widi, operasional penyambutan dan pemulangan jemaah haji juga berlangsung di 14 asrama haji.
"Mulai dua tahun ini, Kementerian Agama mengaktifkan dua asrama haji debarkasi baru bagi kepulangan jemaah haji Indonesia, yaitu asrama haji debarkasi Manyaran di Jawa Tengah dan asrama haji debarkasi Cipondoh di Banten," katanya.
Dijelaskan Widi, asrama haji debarkasi Cipondoh melayani penyambutan kedatangan 25 kelompok terbang jemaah haji asal Provinsi Banten.
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Garuda Membuat Rekor Penundaan Angkutan Jemaah Haji Hingga 28 Jam
"Asrama haji debarkasi Manyaran, melayani seluruh jemaah asal kota dan kabupaten Semarang yang tergabung dalam lima kloter," jelasnya.
"Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah haji agar melapor ke Puskesmas setempat saat tiba di rumah, terlebih bila mengalami gejala demam, batuk dan flu," pesan Widi.
Artikel Terkait
INFO HAJI 2024 : Ketika Tarian Ardah Khas Arab dan Shalawat Badar Mengantar Jemaah Haji
INFO HAJI 2024 : Lebih Dari 100 Ribu Jemaah Haji Sudah tiba Di Tanah Air
INFO HAJI 2024 : Total Jemaah Haji Indonesia Wafat Mencapai 394 Orang
INFO HAJI 2024 : Garuda Membuat Rekor Penundaan Angkutan Jemaah Haji Hingga 28 Jam
INFO HAJI 2024 : 130 Ribu Lebih Jemaah Tiba di Tanah Air, Jemaah Yang Masih di Madinah Diminta Utamakan Ziarah Raudhah