Di Bawah Kepemimpinannya Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 8% dalam 2-3 Tahun ke Depan

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Rabu, 15 Mei 2024 | 23:03 WIB
Hadiri Qatar Economic Forum 2024, Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 8%. Doha, Rabu (15/5/2024)  (Istimewa/Titiktemu)
Hadiri Qatar Economic Forum 2024, Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 8%. Doha, Rabu (15/5/2024) (Istimewa/Titiktemu)

TITIKTEMU.CO, - Prabowo Subianto optimis ekonomi Indonesia mampu mencapai pertumbuhan hingga 8% dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat menghadiri Qatar Economic Forum 2024 di Doha, Rabu (15/5/2024).

Pada kesempatan tersebut, Presiden Indonesia terpilih 2024-2029 itu ditanya soal proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu dicapai dalam lima tahun kepemimpinannya nanti.

Baca Juga: Dewan Pers dan Seluruh Komunitas Pers Menolak Draf RUU Penyiaran, Begini Alasannya

Prabowo optimis ekonomi Indonesia mampu mencapai pertumbuhan hingga 8% dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan.

"Saya sangat yakin, saya sudah berbicara dengan para pakar dan mempelajari angkanya. Saya yakin kita dapat dengan mudah mencapai 8%. Saya bertekad melampauinya," kata Prabowo yang pada kesempatan itu turut didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Yang harus Dilakukan Jemaah Haji Setelah Mendarat di Bandara Madinah, Simak Alur Kedatangannya

“Ya mungkin (harapannya) bisa (terwujud) dalam dua tiga tahun ke depan," lanjutnya.

Kemudian, Prabowo juga mengatakan kebijakan hilirisasi akan menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi ke depan. Prabowo mengatakan hilirisasi masih akan membutuhkan waktu beberapa tahun.

Ia pun menyorot salah satu aspek yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di tahun pertama pemerintahannya ialah dengan pertanian dan pangan (produksi dan distribusi) serta energi.

Baca Juga: Tegas Jawaban Prabowo Soal Kekhawatiran Demokrasi di Kepemimpinannya: Saya Ingin Jadi Diri Sendiri dengan Tulus

"Kita ingin go-green dengan cara yang sangat cepat. Kita ingin memproduksi diesel dari minyak kelapa sawit dan ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat," ungkap Prabowo.

"Selama ini kita mengimpor 20 miliar dolar AS setiap tahun untuk diesel. Jadi, dapat dibayangkan penghematan yang akan kita dapat jika kita beralih ke biofuel," sambungnya.

Baca Juga: PILIHAN HP TERBAIK 2024! Daftar Lengkap Spesifikasi dan Harga Samsung A Series Terbaru Mei 2024, Mulai Galaxy A15 Hingga Galaxy A55

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X