Pemkot Yogya Terus Menambah Rumah Ibadah Ramah Anak

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 18 Maret 2024 | 09:00 WIB
Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di Kota Yogyakarta. (Pemkot Yogyakarta)
Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di Kota Yogyakarta. (Pemkot Yogyakarta)

TITIKTEMU.CO, Pemerintah Kota Yogya terus berupaya dalam pemenuhan hak anak salah satunya dengan menambah jumlah Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di Kota Yogyakarta.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogya Yunianto Dwisutono mengungkapkan hingga saat ini terdapat 24 RIRA yang tersebar di 14 kemantren se Kota Yogya.

Jumlah tersebut terdiri dari 18 Masjid Ramah Anak, 3 Gereja Ramah Anak, 2 Klenteng Ramah Anak, dan 1 Pura Ramah Anak.

Menurutnya rumah ibadah memiliki peran penting dan strategis dalam upaya perlindungan anak. Salah satunya dengan cara memberikan edukasi mengenai pentingnya pengasuhan dalam keluarga serta membuka ruang diskusi bagi anak-anak secara aman dan nyaman.

"Kami akan terus menjalankan upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor. Mulai dari sektor kewilayahan, pendidikan, kesehatan, perlindungan dan pendampingan hukum, hingga peribadatan di rumah ibadah," katanya.

Baca Juga: Awas Ada Penipuan Mengatasnamakan Pemkot Yogyakarta Untuk Sumbangan Buka Puasa Anak Yatim

Salah satu contoh RIRA adalah Masjid Baiturrahman. Setelah dikukuhkan sebagai Masjid Ramah Anak pada tahun 2021 lalu, hingga saat ini masjid yang berada di Kampung Mergangsan Kidul, Wirogunan, Mergangsan terus mengisi berbagai kegiatannya dengan memperhatikan hak-hak anak.

Salah satunya melalui Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) yang ada di masjid tersebut. Berbagai variasi kegiatan TPA diarahkan dengan memperhatikan hak-hak anak. 

Direktur TPA Masjid Baiturrahman, Sugeng Raharjo mengatakan dalam pelaksanaannya TPA di Masjid Baiturrahman tidak hanya belajar mengaji dan memberikan materi tentang agama islam, namun juga diselingi berbagai permainan anak-anak.

Selain itu, lanjutnya, anak anak juga diajarkan bagaimana bertutur kata yang baik dan sopan, serta mengajarkan tentang pentingnya menghormati orang tua.

"Anak pada dasarnya bisa diarahkan dengan baik. Yang terpenting, anak diberi kebebasan mengungkapkan pendapatnya, kita perlu menjadi pendengar yang baik dan menghargai anak. InsyaAllah, anak akan menghargai kita, sehingga akan mudah memberikan pelajaran agama kepada anak," katanya.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Alamate Anak Soleh' - Denny Caknan Trending YouTube

Menurutnya selain dapat membetuk karakter anak, dengan mengikuti TPA anak akan mendapatkan ilmu agama yang lebih baik.

"TPA merupakan salah satu bentuk pendidikan non formal yang dapat membetuk karakter anak. Karakter anak akan menjadi baik apabila mereka dibiasakan mengikuti kegiatan yang baik," tandasnya.

Selama bulan ramadhan ini TPA di masjid Baiturrahman dilaksanakan setiap hari, mulai pukul 16.00 WIB hingga waktu magrib. "Setelah kegiatan TPA selesai dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan Salat Magrib berjamaah, kemudian Salat Isya dan Tarawih," jelasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X