Menu Takjil Puasa : Mencicipi Gurihnya Bubur Suro Sunan Bonang Yang Adem Ke Perut

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Selasa, 12 Maret 2024 | 16:00 WIB
Warga tengah antre untuk mendapatkan bubur suro  di depan Masjid Astana Kutorejo Tuban. Bubur suro disiapkan di tempat ini selama bulan Ramadhan untuk menu buka puasa.   (pic. pemkab tuban)
Warga tengah antre untuk mendapatkan bubur suro di depan Masjid Astana Kutorejo Tuban. Bubur suro disiapkan di tempat ini selama bulan Ramadhan untuk menu buka puasa. (pic. pemkab tuban)

 

TITIKTEMU.CO, - Selama bulan ramadan  Masjid Astana Kutorejo Tuban  di komplek makam Sunan Bonang punya menu khas takjil yang  istimewa. Menu khas turun temurun  untuk berbuka puasa ini dinamakan  Bubur Suro Sunan Bonang.

Mulai  sore setelah  Ashar masyarakat sekitar atau peziarah sudah antre mendapatkan semangkok bubur itu. Bubur suro ini memang dibuat untuk takjil para tamu makam atau musafir dan warga sekitar.

Bubur suro terdiri dari beras yang dimasak dengan daging juga  rempah-rempah seperti daun jeruk, serai, laos, jahe, kunir, kencur, garam, kayu manis dan santan dari kelapa tua serta beberapa resep lainnya.

"Setiap hari kita masak dalam 2 loyang wajan besar, setiap wajan berisi 6 kilogram, yang dimasak selama kurang lebih 3 jam dengan kayu bakar," tutur Ridwan salah satu juru masak bubur suro Sunan Bonang  yang mengisahkan, bubur Suro ini merupakan perpaduan resep cita rasa ala Timur Tengah.

Baca Juga: RAMADHAN : Bubur India, Satu Abad Jadi Takjil Khas Buka Puasa di Masjid Pekojan Semarang

Bubur yang konon merupakan kuliner warisan turun temurun sejak zaman dulu itu, hingga kini masih dilestarikan selama bulan Ramadan. Karena rempah-rempah bubur tersebut terasa jadi istimewa. 

 “Istimewanya ada bumbu kebuli ala Timur Tengah, itu sudah ada dari dulu sejak saya belum lahir," ujar Ali Tamam, petugas keamanan Makam Sunan Bonang.

Adapun khasiatnya Ali Tamam mengaku jika berbuka puasa dengan bubur ini badan akan terasa hangat dan jika dibuat takjil dimakan sebelum berbuka puasa diperut juga adem.

Di bulan  Ramadan pihak yayasan makam biasanya telah menyiapkan anggaran khusus untuk pembuatan bubur itu. Anggaran itu digunakan untuk belanja 12 kilogram beras  yang dimasak menjadi bubur setiap hari, daging sapi, balungan sumsum, bumbu dan biaya operasionalnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkab tuban

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X