Bale Reren, Manjakan Penikmat Kuliner Santap Masakan Khas Sembari Belajar Budaya Jawa

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 6 September 2021 | 02:31 WIB
Prof Sutrisna, sang Rektor Milenial yang sudah purna tugas dan kini sibuk mengelola Bale Reren, rumah makan edukatif di Kalasan, Sleman, Yogyakarta.  (pic. Komunitas SEVIMA)
Prof Sutrisna, sang Rektor Milenial yang sudah purna tugas dan kini sibuk mengelola Bale Reren, rumah makan edukatif di Kalasan, Sleman, Yogyakarta. (pic. Komunitas SEVIMA)

“Bangunan limasan ini, sambil makan, sambil kita akan kenalkan kepada masyarakat sebagai warisan budaya Jawa,” tambahnya.

Pelajaran selanjutnya, bisa dipetik dari fasilitas digital hingga perpustakaan. Rumah makan ini menyediakan banyak bacaan bernuansa Jawa yang bisa dinikmati segenap pengunjung.

“Wifinya juga kami sediakan kencang. Jadi mahasiswa, pekerja, pendidik bisa membuka Edlink dan Zoom (aplikasi pembelajaran online) dari sini. Sambil baca buku di sini juga, karena banyak perpustakaan sekolah dan kampus masih tutup,” ujar Sutrisna.

Dimasak dan Dihidangkan Dengan Kayu

Soto kayu dan teh poci kayu adalah dua menu spesial yang tersedia di rumah makan ini. Budaya jawa sangat kental terseduh di setiap sendok kuah soto dan cairan teh, karena ia dimasak langsung di tungku tradisional.

(pic. Komunitas SEVIMA)

Beberapa menu bernuansa Jawa seperti pecel, nasi merah, berbagai sayur, juga tersedia di rumah makan ini. Selain disajikan secara prasmanan layaknya nuansa hidangan Jawa di masa lampau, protokol kesehatan tetap dijaga pengelola rumah makan sesuai aturan pemerintah.

“Soto dan teh poci, serta berbagai menu, dimasak dan disuguhkan pakai kayu. Karena ketika makanan dimasak pakai kayu, lalu disajikan pakai kayu, rasanya pasti berbeda. Lebih nikmat, khas masakan Jawa,” ungkapnya.

Karena membawa tujuan utama pendidikan, Sutrisna berpesan bahwa para calon pegunjung tak perlu khawatir masalah harga. Beragam menu bisa disantap dengan harga mulai dari belasan ribu rupiah. Selain itu, tersedia juga diskon 20% bagi para pengunjung.

“Jadi jangan khawatir masalah harga," kilahnya.

Penasaran dimana lokasi tepatnya? Tinggal ketik Bale Reren di Google Maps, lalu  perjalanan 15 menit dari Bandara Adisucipto, para pengunjung bisa sampai di tempat ini untuk menyantap beragam hidangan Jawa sekaligus bergotong-royong mengenalkan budaya Jawa secara lebih luas,” pungkas Sutrisna. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Komunitas SEVIMA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X