Daging merah seperti sapi maupun kambing jadi bahan utama olahan masakan di hari raya Idul Adha. Sate, rendang, hingga gulai jadi resep makanan favorit banyak orang.
Mengolah daging memang tidak mudah karena teksturnya yang dikenal alot atau sulit dikunyah. Beberapa trik tertentu bisa dilakukan agar daging tidak alot dan dapat dicerna. Tak kalah penting hasil masakannya terasa jauh lebih lezat karena tekstur daging mudah dikunyah. Berikut cara memasak daging sapi agar tidak alot atau keras.
1. Bungkus dengan daun pepaya
Ada cara alami yang bisa dilakukan untuk membuat daging merah lebih empuk tanpa boros gas, yaitu memanfaatkan daun pepaya. Daun pepaya mempunyai enzim papain yang mampu membuat tekstur daging jadi lebih empuk. Caranya, remas-remas beberapa helai daun pepaya muda hingga getahnya keluar. Setelah itu, gunakan daun yang berlumuran getah untuk membungkus daging sapi dan diamkan selama kurang lebih tiga jam.
Usahakan setiap bagian daging terbungkus dengan baik, namun jangan terlalu lama membungkus daging di daun pepaya agar getahnya tak mempengaruhi rasa pada daging.
Baca Juga: Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban
2. Baluri dengan buah
Selain pakai daun pepaya bisa memanfaatkan buah seperti nanas dan kiwi agar daging empuk. Pepaya, nanas, dan kiwi memiliki kandungan enzim nabati yang dapat melarutkan jaringan ikat dan protein pada daging. Bedanya, jika daun pepaya hanya dijadikan pembungkus daging, sementara buah perlu diblender. Lumuri daging merah dengan nanas atau pepaya atau kiwi yang sudah dihaluskan, lalu diamkan selama 1 jam. Setelah dibilas, daging pun siap dimasak sesuai selera. Baca Juga: Kisah Tukang Sapu Berkurban Sapi
3. Pukul daging
Agar daging sapi lebih empuk dan lembut, bisa menusuk-nusuk daging menggunakan garpu. Anda juga dapat membungkus daging dengan daun pepaya atau memukul-mukul kedua sisi daging menggunakan palu daging. Memukul daging agar terasa empuk sudah menjadi cara jitu yang sering dilakukan banyak orang. Pukul-pukul daging hingga teksturnya jadi empuk dengan alat pemukul khusus daging atau ulekan. Sebaiknya gunakan talenan untuk alasnya supaya daging gak bergeser ketika dipukul. Perlu diperhatikan, jangan memukul daging terlalu kencang karena itu bisa membuat sari daging keluar.
4. Masak daging dengan api kecil
Api kecil akan membantu daging matang sempurna dan teksturnya jauh lebih lunak. Selain itu, penggunaan api kecil juga sangat disarankan karena bisa membuat bumbu lebih mudah meresap ke dalam daging. Hal ini akan menghasilkan cita rasa dan tekstur daging yang jauh lebih lezat.
Baca Juga: Penggunaan kresek hitam sebagai bungkus daging kurban tidak disarankan.
5. Rebus dengan teknik 5-30-7
Cara berikutnya yang patut dicoba untuk membuat daging lebih empuk adalah rebus dengan strategi 5-30-7. Ini merupakan strategi perebusan selama 5 menit kemudian api dimatikan dan daging dibiarkan selama 30 menit lalu api kembali dinyalakan untuk merebus daging selama 7 menit lagi.