Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Kamis, 29 Juni 2023 | 15:00 WIB
Daging kurban (Pixabay/Hanna)
Daging kurban (Pixabay/Hanna)

TITIKTEMU.CO, Di hari Raya Idul Adha seperti saat ini, hampir sebagian masyarakat mendapat hasil daging kurban. Entah itu daging sapi atau daging kambing. Terkadang satu rumah mendapat jatah daging ini cukup berlebih.

Pakar produksi ternak dari Fakultas Peternakan UGM, Panjono, Ph.D.,  mengharapkan masyarakat langsung memasak daging hasil pembagian kurban. Akan tetapi, jika daging kurban tersebut terpaksa untuk disimpan, maka Panjono menganjurkan untuk melakukan hal-hal berikut ini: 

  1. Jangan mencuci daging segar. Panjono mengatakan bahwa daging yang hendak disimpan sebaiknya tidak dicuci. Sebab, jika dicuci maka akan memberi peluang bagi penyakit-penyakit yang berasal dari air mentah masuk kedalam daging.  
  2. Giling atau potong daging menjadi ukuran kecil/ sedang sesuai rencana masak.
  3. Bagi gilingan/ potongan daging berdasarkan perkiraan kebutuhan sekali masak.      
  4. Kemas daging giling/ potongan yang telah dibagi tersebut dalam kantung plastik atau wadah tertutup rapat, lebih bagus lagi kalau divakum. 

Jika poin kedua, ketiga, dan keempat ini dilakukan maka akan dapat mempermudah ketika nanti hendak mempergunakan daging yang telah disimpan. Berikur cara menyimpannya dalam kulkas.

Baca Juga: 5 Olahan Daging Kurban Tahan Lama, Bisa Dimakan Kapan Saja!

  1. Taruh di dalam chiller beberapa saat, kemudian baru disimpan dalam freezer.  Panjono menjelaskan daging akan bertahan lama ketika dibekukan dalam freezer. Gunanya menjaga struktur daging agar tetap stabil dan bahkan bisa lebih empuk. Ketika mengalami proses pendinginan, daging akan mengalami proses rigormortis (kejang-kejang). Oleh karena itu, daging sebaiknya dimasukkan ke chiller (bagian kulkas yang bersuhu 2oC – 5 oC), agar proses pendinginan dapat berlangsung rata dan pembekuannya (daging dimasukkan ke freezer) juga terjadi mendadak.  “Pembekuan yang mendadak dan tidak merata bisa merusak struktur daging,” tegas Panjono.
  2. Ketika akan mencairkan , pindahkan dari freezer ke chiller terlebih dahulu sebelum diolah. Begitu juga sebaliknya ketika daging yang disimpan di freezer kemudian hendak digunakan atau dimasak. Daging sebaiknya dipindahkan dahulu ke chiller agar proses thawing (pencairan) juga dapat berlangsung perlahan dan merata sehingga struktur daging senantiasa dapat tetap bagus ketika digunakan. “Kalau thawing-nya mendadak, biasanya struktur daging rusak dan banyak drip (air beserta isi-isi plasma sel) yang keluar,” tambah Panjono. 

Baca Juga: Apa Hukum Kurban Kalau Belum Aqiqah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Panjono juga turut memberikan tips terkait tata cara mengolah atau memasak daging tersebut. Pertama, daging harus dimasak dengan benar dan matang. Hal ini guna membunuh bibit-bibit penyakit yang kemungkinan terdapat dalam daging. Kedua, jika daging tersebut dipanggang, seperti dibuat menjadi sate dan lain sebagainya, Panjono berpesan untuk membuang bagian-bagian yang gosong atau kerak dari tempat pemanggangan.  

“Bagian-bagian yang item (dari daging panggang) itu sebaiknya jangan dikonsumsi, sebab tidak bagus untuk kesehatan,” pungkas Panjono.*** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X