TITIKTEMU.CO – Kenikmatan atau kelezatan kuliner khas Klaten memang enggak kaleng-kaleng. Ada sop pecok, soto pecok, dan yang tak kalah legendaris adalah lumpia duleg. Kuliner legendaris Klaten ini konon semakin langka.
Lumpia duleg atau yang juga dikenal dengan sebutan sosis duleg memang unik dari lumpia pada umumnya, apalagi lumpia Semarang. Meskipun berbeda, kenikmatan atau kelezatannya dipastikan bikin ketagihan dan geleng-geleng kepala.
Lantas, kok bisa lumpia duleg ini bisa nikmat, tak kalah nikmat dari lumpia Semarang maupun sosis Solo? Ya, bukan tak lain karena bahan-bahan yang digunakan serta kecanggihan para empu kuliner dari Klaten yang mumpuni dalam memanjakan lidah seseorang.
Baca Juga: Masjid Majasem Bukti Syiar Islam Wali Di Klaten
Bahan lumpia duleg
Adapun bahan yang digunakan ada terdiri dari bahan utama dan bumbu. Untuk bahan utama adalah tepung singkong atau pathi onggok.
Pathi onggok sendiri merupakan istilah proses perendaman pathi yang berlangsung selama sehari semalam. Setelah direndam, pathi kemudian dicampur dengan tepung terigu.
Sedangkan untuk bumbu yang digunakan untuk membuat lumpia duleg adalah sangat sederhana, yakni terdiri dari bawang, garam dan merica. Setelah bumbu, kemudian bahan isian lumpia itu sendiri.
Jika lumpia Semarang menggunakan rebung (bambu muda) dan sosis Solo menggunakan daging ayam cincang, maka lumpia duleg menggunakan irisan pepaya muda.
Baca Juga: Menyambangi Gligir Pasang, Perkampungan Tertinggi di Kabupaten Klaten
Namun, seiring perkembangan zaman, isian lumpia duleg diganti dengan tauge.
Ternyata belum sampai disitu, lumpia duleg juga dilengkapi dengan air pemanis berupa juruh, yakni cairan larutan gula jawa. Cara menikmatinya tinggal dicocol.
Alamat
Jika Anda penasaran dengan makanan legendaris di Klaten ini, silakan saja ngulik sembari gowes dengan tujuan Dukuh Lemburejo, Desa Gatak, Delanggu, Klaten.