kuliner

Menu Takjil Puasa : Wedang Tahu , Enak Juga Dijadikan Pembuka Puasa

Sabtu, 30 Maret 2024 | 16:00 WIB
Wedang Tahu Semarang (Visit Jateng)

TITIKTEMU.CO, Takjil mendekati Lebaran mungkin sudah mulai bervariasi. Tidak hanya gorengan atau kolak saja. Kembang tahu atau  di Semarang  disebut wedang tahu bisa juga jadi takjil yang menyegarkan.

Jadi di wedang tahu ini  bukan tahu dijadikan minuman, tapi bahan dasarnya kedelai yang mirip tahu. Kembang tahu kemudian disiram air jahe hangat dan manis.

Proses pembuatan kembang tahu ini terbilang sederhana. Kedelai yang masih segar direndam selama satu malam dan dibersihkan dari kulit luarnya (kulit ari).

Setelah itu dihaluskan menggunakan blender dan dimasak dalam api kecil hingga berbuih serta mendapatkan kekentalan yang diinginkan. Kemudian, bahan tadi disaring menggunakan kain yang agak kasar untuk memisahkan ampas kedelai dengan sarinya. Tanpa menunggu sampai dingin, sari kedelai dicampurkan dengan bubuk agar-agar atau tepung tapioka dan diaduk secara merata untuk mendapatkan sari kedelai yang padat. Baru kemudian menunggu hingga sari kedelai dingin dan memadat.

Baca Juga: Menu Takjil Puasa : Tempe Mendoan Yang Menggugah Selera Bisa Dibuat Sendiri

Kuliner wedang tahu sendiri diperkirakan sudah ada di Semarang sejak abad ke-19 yang dibawa oleh masyarakat asal Tionghoa. Rasa yang dominan hambar di tempat asalnya kemudian dikreasikan menyesuaikan lidah orang Semarang sehingga cita rasanya menjadi lebih manis dengan campuran rempah-rempah yang menghangatkan.

Rasa kembang tahunya hambar dengan tekstur seperti agar-agar akan mudah hancur ketika masuk ke dalam mulut. Rasa hambar ini bercampur dengan rasa pedas manis dari campuran kuah jahe dan rempah-rempahnya. 

Salah satu tempat untuk menikmati kuliner wedang tahu di Semarang adalah di Wedang Tahu Pak Adi yang berlokasi di dekat patung kuda Undip Tembalang.  Lebih tepatnya di Jalan Setiabudi No. 68a, Srondol Kulon, Banyumanik atau di depan Swiss House Setiabudi.

Pak Adi merupakan generasi ketiga yang masih menjalankan bisnis kuliner wedang tahu di Semarang.  Sekarang ini, hanya beberapa penjual saja yang masih bertahan menjajakan kuliner satu ini. Paling banyak memang berada di Kawasan Pecinan Semarang seperti Wedang Tahu “Tjoa”, Wedang Tahu Kranggan, dan Wedang Tahu Pak Pardi.

Baca Juga: Menu Takjil Puasa : Asinan Betawi Pas Juga Jika Ingin Takjil Yang Segar

Walau rata-rata wedang tahu ini buka pada pagi hari sampai siang hari, di Wedang Tahu Pak Adi saja yang buka hingga malam yaitu pukul 22.00 WIB. Satu mangkuk kecil wedang tahu ditawarkan dengan harga Rp 7.000,- dan dalam satu hari Pak Adi bisa menjual sekitar 40-60 mangkuk kecil. Tempatnya kecil dan hanya tersedia beberapa kursi saja, jadi tidak bisa datang beramai-ramai untuk makan di tempatnya.

Nah untuk buka puasa pembeli bisa membawa wedang tahu ini ke rumah untuk persiapan buka puasa.

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB