kuliner

Makna Tajil Sebenarnya Bukan Makanan Pembuka Puasa, Ini Lho Maksudnya

Minggu, 17 Maret 2024 | 15:00 WIB
Biji salak atau candil, salah satu takjil yang dicari (Pixabay/Andry Hariana)

TITIKTEMU.CO, Takjil identik dengan bulan puasa , dan masyarakat tahunya itu adalah  makanan manis  untuk berbuka puasa. Mulai dari berbagai jenis makanan dan minuman seperti kurma, gorengan, sampai kolak disebut takjil.

Padahal di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takjil sendiri artinya bukan  makanan atau minuman. Tetapi takjil berarti mempercepat dalam berbuka puasa. Kata ini merupakan serapan dari Bahasa Arab ‘ajila yang artinya menyegerakan.

Takjil sendiri mengandung perintah untuk tidak menunda-nunda saat buka puasa. Himbauan ini akhirnya melebur menjadi makanan dan minuman  yang perlu segera dimakan untuk membatalkan puasa. Maka pada perkembangannya, makna takjil kemudian mengalami pergeseran sehingga takjil dianggap sebagai makanan pembuka saat maghrib tiba.

Baca Juga: Menu Takjil Puasa : Bubur India Masjid Pekojan, Tersedia Gratis Di Masjid

Awalnya makanan yang umumnya tersaji saat berbuka  yaitu kurma dan kolak. Namun seiring dengan perkembangan olahan makanan dan jajanan,  maka takjil kemudian memiliki definisi yang lebih luas lagi. Ada yang digoreng, direbus, gurih, manis, hingga segala jenis makanan ringan akhirnya masuk ke dalam menu takjil yang siap disantap saat berbuka. 

Dengan tingginya antusiasme masyarakat akan menu-menu takjil yang bervariasi untuk sekadar membatalkan puasa, makin ke sini hampir di setiap jalanan tak terkecuali di Kota Solo kerap kali ditemui berbagai jajanan yang berjajar yang  meminta untuk dihampiri.

Baca Juga: Menu Takjil Puasa : Sampanye Arab Yang Mudah Dibuat Tapi Luar Biasa Segarnya

UMKM dadakan ini ternyata tidak sedikit yang menjadikannya nafkah tambahan. Buat para ibu, ini bisa jadi uang tambahan untuk hari Raya Idul Fitri.

Tradisi takjil memang selalu ditunggu kehadirannya, berbagai jajanan favorit selalu menjadi momen yang paling ditunggu saat Ramadan tiba. Tak hanya di jalanan, di masjid pun takjil juga menjadi tradisi yang paling dinanti apalagi ketika berbicara mengenai bubur samin yang ada di Masjid Darussalam, Jayengan, Serengan, Solo. Takjil bubur samin yang hanya ada saat Bulan Ramadan menjadikan kuliner khas Banjar yang satu ini selalu menjadi tradisi Bulan Ramadan di Kota Solo yang ngangenin!

Yuk kita cari Takjil.

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB