TITIKTEMU.CO - Selain bakso, sop dan mie ayam, soto masih menjadi menu spesial bagi penggemar makanan berkuah melimpah. Bahkan, ada beragam soto dengan ciri khas rasa yang berbeda beda.
Dengan begitu, cara masak masing-masing jenis soto tentu saja berbeda. Tak terkecuali soto Lamongan, yang resep atau cara membuatnya kami bagikan dalam postingan ini.
Menyambut datangnya musim penghujan, panduan cara masak soto Lamongan ini wajib kami hadirkan supaya pembaca tidak bingung untuk membuat variasi masakan.
Baca Juga: Resep Soto Ayam Rempah Ini Cespleng Meredakan Masuk Angin, Rasanya Dijamin Enak Banget
Sebagaimana diketahui, ada banyak macam soto di Indonesia. Sebut saja soto Betawi, soto Lamongan, soto Boyolali, soto Semarang, soto Kudus, dan soto-soto lainnya yang akan kami bagikan resepnya satu persatu.
Namun, apapun jenisnya, bahan dasar soto secara keseluruhan hampir sama, yakni menggunakan kaldu daging.
Sebagian besar soto menggunakan daging ayam dan sapi, tapi ada pula yang menggunakan daging kerbau.
Baca Juga: Cara Masak Soto Ayam Rumahan, Menu Favorit Keluarga saat Musim Hujan untuk 8-10 Porsi Sekaligus
Sebagai salah satu masakan khas Indonesia, soto adalah menu andalan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara.
Uniknya, penyebutan soto ada yang berbeda di sejumlah daerah. Ada yang menyebutnya saoto, sroto, sauto, tauto atau coto.
Koki Sadadjiwa Trims Indonesia, Arief Kristyanto sebagaimana dikutip dari Antara menyebutkan, pemberian nama soto di setiap daerah memiliki asal-usul tersendiri.
Baca Juga: Mencicipi Soto Gudangan Ungaran, Soto Tapi Banyak Sayur
Seperti halnya Soto Tangkar yang mirip dengan sejarah tengkleng Solo. Pada zaman pemerintahan kolonial Belanda, warga negeri kincir angin tersebut seringkali memotong sapi.
Mereka memilah antara daging dan bagian tangkar atau iga. Bagian daging untuk orang-orang Belanda, sedangkan bagian tangkar atau iga diberikan kepada masyarakat pribumi.