kuliner

Yuk Ah, Sarapan Nasi Penggel Di Kebumen

Minggu, 3 September 2023 | 09:00 WIB
Nasi penggel untuk sarapan pagi yang nikmat (Visit Jateng)

TITIKTEMU.CO, Sarapan apa pagi ini ? Mungkin soto atau mie ayam adalah sarapan biasa di kota-kota besar karena praktis. Tapi jika kita senang traveling , sarapan pagi menjadi keunikan sendiri untuk berburu kuliner.  Pekalongan punya  Sego Megono, Solo atau Semarang ada Nasi Liwet, dan jika  Kebumen Nasi Penggel. 

 

Disebut nasi penggel karena nasinya dibentuk bulat -bulat seperti bola pingpong. Nasi penggel sendiri berarti  nasi yang dibulati. Tapi jangan salah, untuk membulati nasi, penjualnya biasa mengolesi tangannya dengan ‘lengo gurih’ alias minyak kelapa. Sehingga rasanya berbeda.

Nasi ini disediakan penjualnya  ditumpuk rapi dalam bakul. Setiap lapis tumpukannya diberi  daun pisang sehingga tidak lengket stu dengan yang lain. Pembelinya  bebas mengambil bulatan nasi untuk setiap makan sesuai dengan kemampuan isi perut. Rata-rata pembeli mengambil 4 -10 bulatan jika ingin kenyang .  

Baca Juga: Ahay Ini Rasanya Memadukan Kupat Glabed Dan Sate Blengong Khas Brebes

 

Nasi yang sudah diambil pembeli lalu disodorkan kepada penjual untuk dituangkan sayur dan lauk. Sayur ini sendiri  merupakan lodeh santan berbumbu gurih sederhana yang dicampur ‘gori’ atau nangka muda, daun singkong, tempe, tahu dan melinjo.

Sebagai lauknya  Nasi Penggel ini  adalah kulit dan jeroan sapi seperti babat, usus, kikil, ‘tetelan’, jantung, ginjal, paru, dan semacamnya. Jika suka tempe mendoan juga bisa ditambahkan. 

Biasanya menyantap Nasi Penggel paling khas adalah dengan sendok daun pisang. Tapi sekarang ini kebanyakan pembeli menggunakan sendok biasa karena dinilai lebih mudah, praktis tanpa mengurangi kenikmatannya.

Nantinya nasi penggel yang berbentuk berbulat-bulat, setelah tercampur kuah sayuran dan lauk maka akan menjadi seperti nasi biasa.  Rasanya gurih campur nikmat dari lauknya. Setelah selesai sarapan ditutup dengan air teh yang hangat. 

Nasi Penggel asalnya dari Dukuh Gunungsari, Desa Karangpoh, Kec. Pejagoan. Selain di Tembana, masyarakat Gunungsari juga menjual Nasi Penggel di beberapa lokasi di seantero Kebumen, seperti di Pasar Mertokondo dan Alun-alun Kebumen.

 

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB