Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran. (Pixabay)
Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran. (Pixabay)

Meski berasal dari pengaruh asing, nastar telah bertransformasi menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner lokal.

Nastar dan Tradisi Lebaran di Indonesia

Seiring berjalannya waktu, nastar semakin populer dan menjadi salah satu hidangan wajib saat Lebaran. Kue ini biasanya disajikan bersama kue kering lain seperti kastengel dan putri salju dalam toples cantik di ruang tamu.

Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran nastar bukan sekadar pelengkap hidangan. Kue ini juga menjadi simbol keramahan dan kebersamaan.

Tuan rumah menyuguhkan nastar sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang bersilaturahmi.

Rasa manis nastar pun dianggap selaras dengan makna Idulfitri sebagai momen penuh kebahagiaan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Baca Juga: Cara Membuat Ucapan Idul Fitri 2026 dengan AI Gratis, Lengkap dengan Contoh Prompt

Ciri Khas Nastar yang Bikin Ketagihan

Salah satu daya tarik utama nastar terletak pada teksturnya yang lembut dan “lumer” saat digigit. Bagian luar kue terbuat dari campuran tepung, mentega, dan telur yang menghasilkan rasa gurih sekaligus manis.

Sementara itu, bagian dalamnya diisi dengan selai nanas yang dimasak hingga kental dan aromatik. Proses pembuatan selai ini cukup memakan waktu agar menghasilkan rasa yang pekat dan seimbang.

Ciri khas lainnya adalah warna keemasan pada permukaan nastar. Warna ini dihasilkan dari olesan kuning telur sebelum proses pemanggangan. Selain menambah tampilan menarik, lapisan ini juga memberikan rasa gurih.

Kini, nastar juga hadir dalam berbagai variasi modern. Beberapa di antaranya menambahkan topping keju, cengkeh, hingga isian lain seperti cokelat atau durian untuk memberikan sensasi rasa yang berbeda.

Lebih dari Sekadar Kue, Ini Simbol Budaya

Nastar bukan hanya sekadar makanan ringan, tapi juga bagian dari identitas budaya Lebaran di Indonesia. Kehadirannya dari generasi ke generasi menunjukkan bahwa kue ini memiliki makna yang lebih dalam.

Bahkan, banyak keluarga yang menjadikan proses membuat nastar sebagai tradisi menjelang Lebaran. Aktivitas ini sering dilakukan bersama anggota keluarga, mulai dari menyiapkan adonan hingga memanggang kue.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X