Menu Takjil Puasa : Templek Yang Bisa Jadi Takjil Gurih Khas Banyumas

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Kamis, 28 Maret 2024 | 17:20 WIB
Templek khas Banyumas (Pemprov Jateng)
Templek khas Banyumas (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Mencicipi takjil di Banyumas, bukan cuma hanya  tempe mendoan. Namun, di kota berjuluk Satria ini, masih banyak penganan yang tak bakal dijumpai di manapun. Salah satunya templek.

Apa itu templek yang bisa jadi takjil saat Ramadan ? Penganan kuliner mantap ini ini terbuat dari sisa pengolahan tahu yang kemudian dibulatkan kecil seukuran bola bekel. Sebagai tambahan rasa, dicampur dengan bawang putih, kencur, dan cabai yang telah dihaluskan.
 
Adonan yang telah terbalur bumbu dan membulat kemudian dicelupkan dalam tepung, lalu digoreng. Ketika digigit dalam keadaan panas, ada sensasi renyah namun lembut di dalam dan cita rasa rempah yang langsung meruah. Jika kurang pedas, bisa dikunyah menggunakan cabai atau dicocol sambal kecap. Sungguh kuliner mantap.
 
“Selain bumbu itu, dicampur sama garam, gula jawa juga. Buatnya itu diemplek-emplek (dibulatkan) lalu digoreng, makanya namanya templek. Ada juga yang menyebut ini dengan nama ranjem,” ujar Mastuti, penjual templek di Pusat Kuliner Prathista Hasta, Kota Purwokerto.
 
 
Selain templek, ada berbagai olahan penganan yang menggunakan kedelai sebagai bahan utamanya. Hal ini karena, Kabupaten Banyumas memang dikenal sebagai salah satu produsen tempe dan tahu di Jawa Tengah.
 
Wilayah Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok satu di antaranya. Di kampung ini, pada tahun 1990-an terdapat ratusan unit usaha tahu skala rumahan. Tak ayal, bahan baku pembuatan templek pun berlimpah.
 
“Belinya (ampas tahu) dari pasar, murah kok, cuma sekitar seribu rupiah, dapat satu kresek,” tambah Mastuti.
 
Ditanya soal harga, pedagang itu mengatakan, templek dijual dengan harga Rp500 per butir. Saat liburan, penganan ini biasanya laku diborong oleh wisatawan atau pengunjung dari luar kota.
 
 
Monica, salah satu pengunjung mengakui, kebanyakan orang lebih mengenal mendoan ketimbang templek sebagai makanan Banyumas. Padahal, rasanya khas dan gurih, tak kalah dengan mendoan, dan membuat si pemakannya selalu ketagihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X