TITIKTEMU.CO – Mengapa kita perlu memakai masker di tengah pandemi Covid-19? Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Covid-19 menular lewat cairan tubuh.
Nah, cairan ini salah satunya akan dari tubuh saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin. Maka, menegnakan masker wajib bagi kita yang hidup di tengan pandemi.
Sebuah studi menyebutkan seseorang tanpa masker bisa tertular virus Covid-19 dalam jarak sampai dua meter dengan pembawa virus dalam ruangan.
Baca Juga: Panglima TNI Ingatkan Santri dan Masyarakat Tetap Pakai Masker serta Disiplin Prokes
Sebaliknya, masker mampu mengurangi kontaminasi partikel di udara sampai 67 persen. Sekarang Anda bisa memilih: mengenakan masker atau tidak.
Studi dilakukan para peneliti di McGill University, Universite de Sherbrooke, Texas A&M University dan Northern Illinois University.
Mereka meneliti meneliti aliran cairan dan gas di dalam ruangan yang mensimulasikan dinamika batuk.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas TNI Gencar Sosialisasi dan Bagikan Masker Pada Siswa SMP
Sebagian besar protokol kesesahan di dunia merekomendasikan dengan mengenakan masker, antar orang masih harus berjarak dua meter.
Masker akan menahan cairan yang tersebar dari batuk, berbicara, atau bersin 60-95 persen.Setiap jenis masker memiliki kemampuan yang berbeda.
Namun, masker N-95 dinilai paling efektif menahan cairan karena mampu menahan 95 persen cairan.
Meneganakn masker memang menjadi bagian dari protokol keehatan. Dengan alasan tadi, kebiasaan baru ini membantu seseorang terhindar virus Covid-19.
Lantas apa yang akan terjadi jika seseorang tidak mengenakan masker saat berada di tempat umum?
Beriut ini penjelasan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) seperti dilansir dari laman halodoc: