Hindari menggosok hidung terlalu kencang
Hindari menyeka hidung dengan tenaga yang berlebih saat mengeluarkan ingus, lebih baik tepuk-tepuk dengan lembut sekitarnya hidung dan kulit.
Meski mungkin kita butuh beberapa kali usaha untuk mengeluarkan ingus, tapi setidaknya menepuk perlahan bagian hidung tidak akan menimbulkan iritasi.
Hal ini untuk mengurangi gesekan yang diterima kulit daripada menyeka atau menggosok hidung. Sehingga rasa sakit dan perih pada kulit di sekitar hidung bisa diminimalisir.
Gunakan tisu berbahan lembut
Jika Kita memang harus mengelap ingus dengan tisu, sebaiknya gunakan tisu dengan bahan yang lembut. Pasalnya, tidak semua tisu ramah untuk kondisi kulit.
Hal ini dapat meningkatkan risiko iritasi hidung karena pilek. Maka dari itu, pilihlah tisu yang bebas dari bahan kimia, parfum tambahan, serta detergen.
Oleskan pelembap sekitar hidung
Semakin sering dan kuat Kita menyeka hidung, akan semakin kering pula kulit di area hidung. Jaga kelembapan kulit hidung dengan rutin mengoleskan pelembap (moisturizer).
Pilih jenis pelembap apa pun yang aman, khususnya jika Kita memiliki kulit yang sensitif, seperti petroleum jelly. Selanjutnya, oleskan pelembap di kulit sekitar lubang hidung.
Pakai uap dari air hangat
Cara lain yang bisa digunakan untuk mengatasi iritasi pada hidung karena pilek dan flu, yaitu dengan menggunakan satu baskom air hangat.
Arahkan hidung Kita agak dekat dengan baskom dan hirup uap panas yang keluar secara perlahan. Teteskan tea tree oil atau minyak pohon teh ke dalam air hangat tersebut.
Gunakan humidifier
Humidifier adalah sebuah alat yang berguna untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan agar tidak kering.