kesehatan

Virus Corona Varian Lambda Mudah Menular dan Kebal Vaksin. Benarkah?

Kamis, 2 September 2021 | 11:21 WIB
Ilustrasi virus Corona varian Lambda. (Global Look Press)

Varian Lambda, kata WHO, diduga memperkuat ketahanan virus terhadap antibodi. Namun, apakah varian ini tahan terhadap antibodi atau vaksin belum terbukti.

Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan berbagai varian baru Covid-19, variam Lambda.

Baca Juga: Indonesia Urutan 4 Dunia Jumlah Warga Yang Telah Disuntik Vaksin. Siapa Juaranya?

“Virus itu masih terkonsentrasi di Amerika Serikat. Mudah-mudah tidak sampai menyebar kesini,” kata Budi dalam konferensi pers daring, Senin (30/8/2021).

Budi mengungkapkan selama 8 bulan terakhir, pemerintah melakukan 5.788 tes whole genome sequencing. Langkah ini jauh meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya melaksanakan 140 tes dalam kurun waktu 9 bulan.

“Kapasitas tes kita kapasitas 1.700-1.800 per bulan. Kita akan maksimalkan untuk bisa memantau penyebaran sekaligus mengantisipasi varian baru ini,” ujar Budi.

Lebih lanjut Budi mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitias.***

 

Halaman:

Tags

Terkini