Awas Lebaran Jangan Kalap Dengan Opor, Redang, Gulai Dan Teman-Temannya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Rabu, 10 April 2024 | 09:00 WIB
Ilustrasi Opor Bebek (Instagram @opor_bebek)
Ilustrasi Opor Bebek (Instagram @opor_bebek)

TITIKTEMU.CO, Hari Lebaran pastinya  identik dengan sajian makanan spesial seperti opor ayam, sambal goreng ati, rendang, semur daging, aneka kue kering dan lainnya.  

Godaan untuk menyantap makanan berlemak, berminyak, dan tinggi gula ada dimana-mana. Lantas bagaimana caranya  agar tetap bisa mengendalikan diri agar tidak kalap makan saat Lebaran ?

Ahli Gizi UGM, Dr. Toto Sudargo, M.Kes., menyampaikan pengendalian diri saat lebaran perlu dilakukan termasuk dalam mengatur konsumsi makanan. 

Baca Juga: TIDAK RUMIT! Resep Kastengel Renyah Gurih Tanpa Cetakan Kue Kering Di Hari Raya Lebaran Idul Fitri 2024

Toto mengatakan puasa Ramadhan mengajarkan kita untuk menjalani gaya hidup sehat. Sebab, saat puasa kita tidak hanya mengendalikan emosi saja namun juga ada upaya pengendalian dalam mengatur kebiasaan makan.

“Saat puasa kita tidak makan selama kurang lebih 12-13 jam. Ini memberikan kesempatan atau memanjakan organ pencernaan untuk beristirahat,” jelasnya.

Saat lebaran biasanya kita dimanjakan dengan aneka hidangan yang berlemak, bersantan, serta tinggi gula. Setelah berpuasa selama 1 bulan biasanya ada kecenderungan kalap makan saat lebaran. Jika hal ini tidak dikendalikan akan memicu munculnya sejumlah penyakit di kemudian hari.

Untuk itu Ia pun membagikan sejumlah kiat agar bisa menjalani lebaran dengan lebih sehat. Salah satunya, batasi porsi makan. Caranya dengan makan dalam porsi kecil.

Baca Juga: Resep Bolu Pisang Kukus Khas Lebaran dan Cara Membuat, Cemilan Lembut dan Praktis Tanpa Mixer dan Oven

“Silahkan untuk makan apa saja saat lebaran mau lemak, karbohidrat, gula dan lainnya. Namun yang penting secukupnya atau sedikit-sedikit saja,” terang Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM ini.

Lalu, imbangi dengan konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur. Dengan konsumsi makanan kaya serat akan membantu dalam mengikat lemak dalam makanan.

“Buah tidak buat eneg dan juga mengandung gula komplekS sehingga lebih aman,”imbuhnya.

Berikutnya, tetap lakukan olahraga atau aktivitas fisik untuk membakar kalori. Lakukan aktivitas fisik secara rutin selama 30 menit setiap hari.

Tak lupa tetap makanan sesuai jam makan yaitu 3 kali sehari. Hal ini penting dilakukan untuk mengontrol asupan kalori.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X