Teguh menambahkan, karakter tersebut akan terbangun waktu anak-anak di jenjang SD dan SMP.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Omicron, Wisma Atlet Kemayoran Diisolasi
“Maka, mereka akan menjadi manusia-manusia Indonesia yang menjaga NKRI. Saya kira, gamelan ini menjadi hal yang wajib bagi pemerintah kota Surakarta, untuk diberikan kepada seluruh instansi yang berhubungan dengan pendidikan dan masyarakat”, imbuh Teguh. ***
Artikel Terkait
Paku Buwono VI, Raja Surakarta di Simpang Jalan
Dr. I Nyoman Sukerna, S.Kar.,M.Hum. Rektor Baru ISI Surakarta
Nadia Shafiana Rahma, Siswa MAN 1 Surakarta Menerima Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak. Ini Prestasinya
Gamelan Disahkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO