Kadinkes Semarang Mengakui, Antibodi Sinovac Akan Turun Setelah 6 Bulan

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Rabu, 1 September 2021 | 13:46 WIB
Kegiatan vaksi kepada masyarakat (Pic. laman semarangkota.go.id)
Kegiatan vaksi kepada masyarakat (Pic. laman semarangkota.go.id)

TITIKTEMU.CO

SEMARANG - Efektifitas vaksin sinovac sebagai antibodi penangkal virus Covid-19, hanya bertahan selama 6 bulan. Antibodi dalam tubuh yang dihasilkan vaksin dari China ini akan turun setelah enam bulan menerima dosis kedua. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam.
"Dalam jurnal, enam bulan (antibodi) turun, tapi tidak usah khawatir," ujar Hakam melalui www.semarangkota.go.id Senin (30/8/2021).


Meski begitu (antibodi turun), lanjut Hakam, masih tetap ada sel memori dalam tubuh penerima vaksin. Yang tetap akan meningkatkan produktivitas antibodi ketika ada virus masuk. "Jadi, tidak hilang sama sekali," paparnya.

Baca Juga: Hadapi Pandemi, Ini 7 MakananSehat untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Hakam menjelaskan, hingga saat ini memang belum ada petunjuk teknis (juknis) mengenai vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster bagi masyarakat umum. Dalam juknis, vaksinasi booster hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Hal ini karena tenaga kesehatan berhubungan langsung dengan pasien Covid-19 setiap hari.

Baca Juga: Kemenkominnfo Mengakui, Data Pribadi 1,3 Juta Pengguna Aplikasi eHAC Bocor. Ini Yang Harus Anda Lakukan

Namun demikian, dia mengimbau masyarakat tak usah khawatir apabila vaksinasi sudah melebihi enam bulan. Jika terpapar, antibodi tetap dapat melakukan fagusitosis terhadap virus tersebut.
"Makanya, teman-teman di luar kesehatan masih ada WFH. Tujuannya, ketika terpapar bisa istirahat. Antibodi bisa mencaplok virus. Virus akan mati dan jumlahnya akan zero lagi," tambahnya.

Baca Juga: Asyiikk. Bantuan Subsidi Upah Tahap 4 Cair, Begini Cara Mengeceknya
Di sisi lain, Hakam juga menerangkan, jarak waktu pemberian dosis pertama dan kedua untuk vaksin Sinovac dan Moderna adalah 28 hari. Sedangkan, Astrazeneca 12 pekan atau tiga bulan. Pfizer hanya 21 hari. Hanya saja, menurut dia, vaksin Pfizer sampai saat ini belum dapat masuk ke Semarang karena penyimpanannya sangat rigid. (ewa)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Humas Semarang Kota

Tags

Rekomendasi

Terkini

X