Abe, berada di Nara untuk menyampaikan pidato kampanye menjelang pemilihan majelis tinggi hari Minggu ini. Ia adalah seorang politisi konservatif yang dikenal dengan kebijakan "Abenomics" untuk mengangkat ekonomi terbesar ketiga di dunia dari deflasi dan untuk mendukung peran yang lebih menonjol bagi Militer Jepang untuk melawan ancaman yang berkembang dari Korea Utara dan China yang lebih tegas.
Setelah berhenti secara tiba-tiba sebagai perdana menteri pada tahun 2007 setelah satu tahun menjabat, Abe kembali untuk tugas kedua pada tahun 2012, berjanji untuk menghidupkan kembali ekonomi yang stagnan, melonggarkan batasan konstitusi pasifis pasca perang dunia kedua dan mengembalikan nilai-nilai konservatif.
Baca Juga: Belum Dapat Sekolah? Ini Daftar 50 SMA Unggulan Seluruh Indonesia. Bisa Jadi Acuan Pilihan
Abe menjadi perdana menteri terlama di Jepang pada November 2019, tetapi pada musim panas 2020 dukungan publik telah terkikis oleh penanganannya terhadap wabah Covid-19 serta serangkaian skandal, termasuk penangkapan mantan menteri kehakimannya.
Abe mengundurkan diri tanpa memimpin Olimpiade, yang ditunda hingga 2021 karena pandemi.***
Artikel Terkait
Presiden Jokowi: Jangan Ada Lagi Kota di Ukraina yang Rusak Akibat Perang
'SUATU HARI DI UKRAINA' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Presiden Putin Beri Jaminan Keamanan Pasokan Pangan dan Pupuk dari Ukraina maupun Rusia
PERTEMUAN JOKOWI-PUTIN (1): Putin Ingatkan Jokowi, Rusia Bantu Perkuat Posisi Awal RI di Kancah Internasional
PERTEMUAN JOKOWI – PUTIN (2): Indonesia Selalu Berkontribusi untuk Pastikan Perdamaian di Seluruh Dunia
Dino Patti Djalal: Putin Tak Indahkan Misi Perdamaian Jokowi, Prioritas Rusia Taklukkan Ukraina
'NGOBROL DI MEJA MAKAN' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku