“Tidak ada kepercayaan pada orang-orang untuk pergi dan memvaksinasi diri mereka sendiri, itu faktanya,” katanya.
Baca Juga: PPKM Jogja Level 2, Epidemiolog UGM Ingatkan Tanggung Jawab Masyarakat
Juru bicara Putin pada hari Selasa mendesak Rusia untuk lebih bertanggung jawab dan mengakui bahwa pemerintah bisa berbuat lebih banyak untuk menjelaskan kurangnya alternatif vaksin.
"Ada tradisi untuk menyalahkan segalanya pada negara," kata Dmitry Peskov kepada wartawan.
“Tetapi pada saat yang sama, kita membutuhkan posisi yang lebih bertanggung jawab dari warga negara kita,” tambahnya.
Baca Juga: 100 Persen ASN Pemkot Semarang Mulai Ngantor dengan Prokes Ketat
Vaksin Barat tidak tersedia di Rusia, dan Peskov bersikeras bahwa membawanya ke negara itu tidak akan membantu tingkat vaksinasi yang lamban.
"Vaksinofobia beberapa warga tidak terkait dengan merek vaksin," katanya.
Pada hari Senin, 18 Oktober 2021, kota kedua Saint Petersburg mengumumkan akan memperketat pembatasan untuk memerangi virus, memperkenalkan izin kesehatan untuk mengatur akses ke acara kerumunan mulai 1 November.
Artikel Terkait
Satu Wilayah di Jawa Tengah Ini Nol Kasus Covid-19, Tetapi Tidak Tercatat WHO
Gawat! Kasus Covid Mendadak Melonjak di Singapura, Siswa Kembali Belajar di Rumah
Antisipasi Risiko Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Percepat Vaksinasi untuk Lansia
Kasus Covid 19 Turun 98%, PPKM Masih Lanjut, Tapi Konter Makan di Bioskop dan Fitnes Center Sudah Boleh Buka
Cegah Kasus Covid Mbledos Lagi, Bupati Etik Suryani Ingin Sukoharjo Segera PPKM Level 1