Konflik juga memicu berbagai serangan di sejumlah wilayah lain di Timur Tengah. Di kota Al-Kharj, sebuah serangan menewaskan dua warga Bangladesh dan melukai sedikitnya 12 orang lainnya.
Sementara itu di Bahrain, sirene darurat diaktifkan setelah serangan yang diduga berasal dari Iran menghantam fasilitas industri di desa Maameer. Serangan memicu kebakaran besar di kawasan industri.
Perusahaan energi nasional Bahrain, Bapco Energies, mengumumkan status force majeure, yaitu kondisi darurat yang menyebabkan operasional perusahaan terganggu akibat faktor di luar kendali.
Di Uni Emirat Arab, kementerian pertahanan juga menyatakan sistem pertahanan udara mereka sedang menghadapi ancaman rudal dan drone yang diduga datang dari arah Iran.
Baca Juga: Peta Konflik Timur Tengah Memanas, Ini Dampak Perang AS–Israel vs Iran di Negara Teluk
Iran Serang Israel
Konflik langsung antara Iran dan Israel juga terus berlangsung. Iran mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal baru ke wilayah Israel pada Senin (9/3).
Media Israel melaporkan bahwa beberapa pecahan rudal yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara jatuh di sejumlah wilayah.
Sebagai balasan, militer Israel menyatakan telah menghancurkan markas angkatan udara milik Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Konflik ini juga mulai memakan korban dari pihak Amerika Serikat.Sejauh ini delapan tentara AS tewas selama perang. Salah satunya, seorang prajurit tewas akibat luka serius setelah pasukan AS di Arab Saudi diserang Iran.
Israel Serang Lebanon
Ketegangan di kawasan semakin meluas setelah Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Ghobeiry, yang berada di pinggiran ibu kota Lebanon, Beirut.
Rekaman video yang beredar menunjukkan ledakan besar disertai kepulan asap tebal setelah serangan tersebut terjadi.
Organisasi Human Rights Watch juga merilis laporan yang menyebut adanya bukti penggunaan fosfor putih oleh militer Israel di area permukiman di Lebanon selatan.
Jika terbukti benar, tindakan tersebut dinilai melanggar hukum kemanusiaan internasional.
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh dalam Serangan AS-Israel, Negara Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional
Profil Mojtaba Khamenei: Putra Ali Khamenei yang Disebut-sebut Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Iran
Kabar dari Iran: Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel?
Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran