Hari ke-10 Perang Iran vs AS-Israel: Serangan Meluas, Pemimpin Baru Iran Muncul, Harga Minyak Dunia Melonjak

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:50 WIB
Hari ke-10 Perang Iran vs AS-Israel: Serangan Meluas, Pemimpin Baru Iran Muncul, Harga Minyak Dunia Melonjak (ANTARA/Anadolu)
Hari ke-10 Perang Iran vs AS-Israel: Serangan Meluas, Pemimpin Baru Iran Muncul, Harga Minyak Dunia Melonjak (ANTARA/Anadolu)

Konflik juga memicu berbagai serangan di sejumlah wilayah lain di Timur Tengah. Di kota Al-Kharj, sebuah serangan menewaskan dua warga Bangladesh dan melukai sedikitnya 12 orang lainnya.

Sementara itu di Bahrain, sirene darurat diaktifkan setelah serangan yang diduga berasal dari Iran menghantam fasilitas industri di desa Maameer. Serangan memicu kebakaran besar di kawasan industri.

Perusahaan energi nasional Bahrain, Bapco Energies, mengumumkan status force majeure, yaitu kondisi darurat yang menyebabkan operasional perusahaan terganggu akibat faktor di luar kendali.

Di Uni Emirat Arab, kementerian pertahanan juga menyatakan sistem pertahanan udara mereka sedang menghadapi ancaman rudal dan drone yang diduga datang dari arah Iran.

Baca Juga: Peta Konflik Timur Tengah Memanas, Ini Dampak Perang AS–Israel vs Iran di Negara Teluk

Iran Serang Israel

Konflik langsung antara Iran dan Israel juga terus berlangsung. Iran mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal baru ke wilayah Israel pada Senin (9/3).

Media Israel melaporkan bahwa beberapa pecahan rudal yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara jatuh di sejumlah wilayah.

Sebagai balasan, militer Israel menyatakan telah menghancurkan markas angkatan udara milik Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Konflik ini juga mulai memakan korban dari pihak Amerika Serikat.Sejauh ini delapan tentara AS tewas selama perang. Salah satunya, seorang prajurit tewas akibat luka serius setelah pasukan AS di Arab Saudi diserang Iran.

Israel Serang Lebanon

Ketegangan di kawasan semakin meluas setelah Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Ghobeiry, yang berada di pinggiran ibu kota Lebanon, Beirut.

Rekaman video yang beredar menunjukkan ledakan besar disertai kepulan asap tebal setelah serangan tersebut terjadi.

Organisasi Human Rights Watch juga merilis laporan yang menyebut adanya bukti penggunaan fosfor putih oleh militer Israel di area permukiman di Lebanon selatan.

Jika terbukti benar, tindakan tersebut dinilai melanggar hukum kemanusiaan internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X