Apa Beda Supreme Leader dan Presiden di Iran? Ini Penjelasan Lengkap Sistem Kekuasaan Republik Islam

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 9 Maret 2026 | 18:01 WIB
Apa Beda Supreme Leader dan Presiden di Iran? Ini Penjelasan Lengkap Sistem Kekuasaan Republik Islam. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)
Apa Beda Supreme Leader dan Presiden di Iran? Ini Penjelasan Lengkap Sistem Kekuasaan Republik Islam. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Sementara itu, Presiden Iran dipilih langsung rakyat melalui pemilihan umum nasional yang digelar setiap empat tahun. Calon presiden tetap harus melewati proses seleksi oleh Guardian Council.

3. Kendali Militer dan Keamanan

Salah satu perbedaan paling besar antara kedua jabatan ini adalah kendali terhadap militer dan keamanan negara.

Supreme Leader berperan sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata Iran. Berwenang memutuskan perang atau perdamaian, serta mengendalikan organisasi militer penting seperti Islamic Revolutionary Guard Corps.

Sebaliknya, presiden tidak memiliki kendali langsung terhadap militer. Meski secara formal memimpin Dewan Keamanan Nasional, keputusan strategis tetap mengikuti arahan Supreme Leader.

Baca Juga: Update Perang AS–Israel vs Iran: Lebih dari 1.300 Orang Tewas di Teheran, Dunia Soroti Konflik yang Memanas

4. Pengaruh terhadap Kebijakan Negara

Pemimimpin tertinggi bertanggung jawab menentukan arah umum kebijakan dalam dan luar negeri Iran. Termasuk strategi diplomasi internasional, kebijakan ideologi negara, hingga arah pertahanan nasional.

Sementara itu, presiden lebih fokus pada kebijakan domestik dan ekonomi, seperti pengelolaan anggaran negara, pembangunan infrastruktur, kesejahteraan rakyat, dan memimpin kabinet.

5. Kendali atas Lembaga Negara

Supreme Leader memiliki kewenangan besar menunjuk pejabat penting negara. Seperti mengangkat kepala lembaga peradilan, pimpinan media nasional, hingga komandan militer.

Supreme Leader juga memiliki pengaruh dalam penunjukan sebagian anggota Guardian Council yang berperan penting dalam proses politik Iran.

Sebaliknya, presiden hanya dapat menunjuk wakil presiden dan para menteri, yang kemudian harus mendapatkan persetujuan parlemen Iran yang dikenal sebagai Islamic Consultative Assembly.

Baca Juga: Prabowo Putar Arah Soal Iran, Kirim Duka untuk Khamenei, Beri Sinyal Keluar dari Board of Peace

6. Pengaruh terhadap Ekonomi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X