Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS–Israel, Ini Profil dan Jejak Kepemimpinannya di Iran

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 2 Maret 2026 | 11:03 WIB
Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS–Israel. Simak profil, peran, dan jejak kepemimpinannya di Iran. (instagram@khamenai_ir)
Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS–Israel. Simak profil, peran, dan jejak kepemimpinannya di Iran. (instagram@khamenai_ir)

Kontroversi Pengangkatan 1989

Setelah wafatnya Khomeini pada Juni 1989, Iran menghadapi kekosongan kepemimpinan. Nama Khamenei muncul sebagai kandidat kompromi, meski saat itu ia belum menyandang gelar Grand Ayatollah sebagaimana dipersyaratkan konstitusi.

Baca Juga: Daftar Hotline Darurat KBRI dan KJRI di Timur Tengah untuk WNI Terdampak Konflik 2026

Referendum konstitusi kemudian menghapus syarat tersebut, membuka jalan bagi pengangkatannya oleh Majelis Ahli. Sejak saat itu, ia memegang kendali atas kebijakan strategis negara dan memperkuat posisinya melalui pengaruh besar terhadap militer dan lembaga politik.

Poros Perlawanan dan Ketegangan dengan Barat

Di panggung internasional, kebijakan luar negeri Khamenei berfokus pada strategi “perlawanan terhadap imperialisme Barat”. Iran memperluas pengaruhnya melalui jaringan aliansi regional yang dikenal sebagai Poros Perlawanan, mencakup kelompok dan pemerintahan sekutu di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Suriah.

Namun, dinamika kawasan berubah drastis setelah konflik Gaza 2023 dan meningkatnya serangan terhadap sekutu-sekutu Iran. Ketegangan memuncak pada 2025 ketika Israel melancarkan serangan besar ke fasilitas strategis Iran, diikuti keterlibatan langsung AS.

Gelombang Protes dan Krisis Dalam Negeri

Situasi domestik Iran juga diliputi krisis. Pada akhir 2025 hingga awal 2026, protes besar meletus akibat inflasi tinggi, melemahnya nilai tukar rial, dan krisis energi. Demonstrasi yang awalnya dipicu persoalan ekonomi berkembang menjadi tuntutan perubahan politik.

Baca Juga: HP yang Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Smartphone Tahan Lama 2026 Lengkap dengan Harga Terjangkau

Pemerintah merespons dengan langkah represif, termasuk pemutusan akses internet dan tindakan keras aparat keamanan. Data korban jiwa berbeda antara klaim resmi pemerintah dan laporan media internasional.

Negosiasi Nuklir dan Serangan Terakhir

Di tengah tekanan domestik dan internasional, negosiasi terkait program nuklir Iran kembali berlangsung. Namun, pembicaraan menemui jalan buntu setelah Iran menolak membahas pembatasan program rudal balistik dan pengayaan uranium.

Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan yang menghancurkan sejumlah target utama, termasuk kediaman Khamenei. Serangan tersebut menewaskan sang Pemimpin Agung dan menandai babak baru dalam dinamika politik Iran.

Penutup Era Panjang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X