Menurutnya, wilayah geografis China yang luas, jumlah WNI yang besar, serta rencana pembukaan konsulat jenderal baru membuat KBRI Beijing membutuhkan struktur yang lebih kuat.
“Kami melihat beban kerja semakin besar, sehingga diperlukan jabatan tambahan untuk memperkuat organisasi,” kata Sugiono.
Peran Strategis Irene dalam Diplomasi Ekonomi
Dengan posisi baru tersebut, dr Irene akan memiliki peran strategis dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di China.
Selain memperluas kolaborasi perdagangan dan investasi, Wakil Dubes juga berperan dalam mempercepat koordinasi layanan perlindungan WNI serta membangun jejaring diplomatik di provinsi-provinsi besar.
Penunjukan Irene menjadi langkah lanjutan pemerintah dalam mengoptimalkan hubungan internasional, seiring meningkatnya interaksi bisnis dan kerja sama antara Indonesia dan China.***
Artikel Terkait
Kembali ke Kampus sebagai Dosen, Gaya Santai Raditya Dika di Kelas UI Bikin Mahasiswa Heboh
Jejak Digital yang Membuka Luka: Motif Kelam Ayah Tiri di Balik Hilangnya Alvaro
18 Hari di Bioskop, Film Pangku Meledak, Setengah Juta Penonton Bukti Debut Reza Rahadian
Jejak Uang Gelap di Balik Pembangunan RSUD Kolaka Timur: Tiga Tersangka Baru Masuk Jeruji
Dari Penonton Setia Jadi Dono: Transformasi Tak Terduga Desta di Warkop DKI Reborn 5
PSSI Tegaskan Move On: Shin Tae-yong Tak Masuk Daftar, Fokus ke 5 Calon Pelatih Baru
Panel Surya Terapung: Solusi Energi Masa Depan atau Ancaman Baru bagi Ekosistem Air?
Agak Laen 2: Menyala Pantiku Tayang 27 November, Bakal Sesukses Musim Pertama?
Duduk Perkara Gonjang-ganjing Nahdlatul Ulama, Upaya Pemakzulan Ketua PBNU Gus Yahya
Jejak Kelam Ayah Tiri dan Tragisnya Akhir Hidup Alvaro