Ketegangan Memuncak, PM Thailand dan Hun Sen Saling Kunjungi Perbatasan Sengketa

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 27 Juni 2025 | 09:05 WIB
Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra. (Instagram.com/@ingshin21)
Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra. (Instagram.com/@ingshin21)

TITIKTEMU.CO - Hubungan Thailand dan Kamboja kembali diuji menyusul insiden bentrokan di wilayah perbatasan kedua negara.

Pada Kamis, 26 Juni 2025, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra dan mantan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen sama-sama mengunjungi lokasi-lokasi strategis di perbatasan yang menjadi titik konflik.

Situasi memanas ini mencuat ke permukaan setelah bentrokan bersenjata antara pasukan dua negara pada Mei lalu yang menewaskan satu tentara Kamboja.

Sejak itu, ketegangan kian meningkat dan berujung pada aksi balasan diplomatik dan ekonomi.

Baca Juga: Sempat Terkendala Perang Israel-Iran, Menag: Pemulangan Jemaah Haji 2025 Mulai Lancar

Dampak Bentrokan: Perdagangan dan Akses Perbatasan Terganggu

Sebagai respons atas insiden tersebut, Kamboja memutus sementara impor bahan bakar dan gas dari Thailand.

Di sisi lain, pemerintah Thailand menutup beberapa pos perbatasan darat di jalur sepanjang 817 kilometer yang memisahkan kedua negara.

Kebijakan ini berdampak pada aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat perbatasan, sehingga menciptakan ketegangan baru di sektor ekonomi dan sosial.

Paetongtarn Kunjungi Kota Aranyaprathet, Bawa Misi Perdamaian

Paetongtarn Shinawatra tiba di kota perbatasan Aranyaprathet, Provinsi Sa Kaeo, yang langsung berhadapan dengan kota Poipet di Kamboja. Kunjungannya disambut meriah oleh warga yang membawa spanduk bertuliskan "Love You Prime Minister Paetongtarn", sebagai bentuk dukungan moral di tengah tantangan diplomatik yang dihadapinya.

Baca Juga: Kisah Relawan SAR Agam Rinjani Bermalam di Tebing 590 Meter Demi Evakuasi Jenazah Juliana Marins

Dalam pernyataannya, Paetongtarn menegaskan bahwa tujuan utama kunjungannya adalah untuk mengevaluasi dampak pengetatan perbatasan terhadap masyarakat serta memberantas kejahatan lintas negara yang kerap terjadi di kawasan tersebut, khususnya pusat penipuan daring ilegal yang disebut-sebut berbasis di wilayah Kamboja.

Hun Sen Tinjau Pasukan di Wilayah Perbatasan Kamboja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X