TITIKTEMU.CO, Makkah - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara bus salawat mulai 1 Juni 2025 yaitu menjelang puncak haji tanggal 9 Zulhijjah 1446 H.
Melalui kanal YouTube Kementerian Agama, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Arfi Hatim menginformasikan, operasional bus shalawat akan dihentikan sementara mulai Minggu, 5 Zulhijjah 1446 H atau 1 Juni 2025, pukul 12.00 WAS.
"Layanan bus shalawat akan kembali beroperasi pada Selasa, 14 Zulhijjah 1446 H atau 10 Juni 2025, pukul 00.00 dini hari WAS," terang Arfi Hatim, Sabtu (31/5/2025) di Makkah.
Penghentian ini dilakukan karena seluruh armada bus akan ditarik oleh otoritas Arab Saudi untuk dipersiapkan mengangkut jemaah ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Baca Juga: Libur 1 Juni 2025: Hari Lahir Pancasila Diperingati di Hari Minggu
Dengan penghentian sementara operasional bus shalawat ini, pihak PPIH menghimbau kepada seluruh jemaah agar memperbanyak ibadah di hotel dan berfokus pada persiapan puncak ibadah haji.
Pihaknya sangat memahami keinginan jemaah untuk tetap memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, namun pada masa jeda layanan ini berharap jemaah tetap beribadah di hotel masing-masing.
"Fokus pada persiapan puncak ibadah haji yang akan tiba 5 hari mendatang. Isi hari hari dengan ibadah yang minim tenaga, tetapi maksimal pahala, seperti berzikir, membaca Al-Quran, atau memperdalam ilmu manasik dan makna ibadah haji yang kita lakukan," ucapnya.
Baca Juga: BRI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM melalui Program BRI Peduli untuk Dorong Daya Saing
Makanan Siap Saji didistribusikan selama Tiga hari
Selain itu, PPIH Arab Saudi mendistribusikan makanan siap saji untuk dikonsumsi jemaah pada tanggal 7, 8 dan 13 Zulhijjah 1446 H.
Menjelang Armuzna, ungkap Arfi, distribusi makanan kotak di hotel juga akan dihentikan dan diganti dengan makanan siap saji yang sedang dan akan secara bertahap dibagikan kepada jemaah.
Arfi mengatakan, jelang Armuzna, kota Makkah akan padat dan sulit untuk mendistribusi makanan, oleh karena itu, untuk memastikan kebutuhan konsumsi jemaah tetap terpenuhi selama masa terbatas ini, disiapkan makanan siap santap.
Artikel Terkait
Kemenag: Proses Visa Jemaah Calon Haji Tahun 2025 Sudah Ditutup
Banyak Visa Jemaah Furoda Belum Terbit saat Sudah Mepet Waktu Puncak Haji, AMPHURI: Penerbitan Visa Otoritas Arab Saudi
Seminggu Sebelum Puncak Haji, Kemenag Klaim Lebih dari 200 Ribu Jemaah Calon Haji Indonesia Sudah Terima Kartu Nusuk
Banyak Kasus Paspor Jemaah Calon Haji Hilang, Kemenag: ke Toilet, Tas Paspor Jangan Dilepas
5 SMP Islam Terbaik di Surabaya 2025: Pilihan Cerdas untuk Pendidikan Anak
Tak Ada Minuman Beralkohol Saat Bersulang di Jamuan Gala Dinner Prabowo-Macron, Ini Penjelasan Seskab Teddy
Kemenag Siapkan Tenda dan Layanan Jemaah Haji di Arafah, Penataan Kasur Jadi Perhatian Jelang Wukuf