TITIKTEMU.CO - Paris Saint-Germain mengalahkan Inter Milan untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya. Tim Prancis itu juga menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Eropa yang menang dengan selisih lima gol.
Achraf Hakimi dan Desire Doue membawa PSG unggul dua gol dalam waktu 20 menit saat tim Luis Enrique mndominasi dan mengungguli Inter di babak pertama.
Inter membutuhkan keajaiban di babak kedua, tetapi tugas mereka menjadi lebih sulit ketika Doue yang berusia 19 tahun menyelesaikan serangan balik yang mematikan tak lama setelah satu jam pertandingan.
Baca Juga: Resmi! 9 Juni 2025 Jadi Cuti Bersama IdulAdha, Siap-Siap Long Weekend 4 Hari
Khvicha Kvaratskhelia kemudian menambahkan gol keempat, yang membawa PSG ke level tertinggi sepak bola Eropa. Namun pemain berusia 19 tahun lainnya, Senny Mayulu, masuk dari bangku cadangan dan dua menit kemudian mencetak gol kelima untuk membuat sejarah di Munich.
Ini adalah pertama kalinya sebuah tim memenangkan Piala Eropa atau final Liga Champions dengan selisih lima gol.
Baca Juga: God Bless Akan Tampil di GBK, Panaskan Suasana Jelang Laga Timnas Indonesia vs China
Sebelum malam ini, rekor selisih kemenangan adalah empat gol.
Itu terjadi empat kali: Real Madrid 7-3 Eintracht Frankfurt pada tahun 1960; Bayern Munich 4-0 Atletico Madrid, setelah pertandingan ulang, pada tahun 1974; Milan 4-0 Steaua Bucharest pada tahun 1989 dan Milan 4-0 Barcelona pada tahun 1994.
PSG berjaya dengan sejumlah rekor kemenangan Liga Champions, sementara Inter, dua kali finalis Liga Champions dalam tiga tahun terakhir, menjadi tim yang terlupakan.
PSG, yang kalah di final 2020 dari Bayern Munich, telah menghabiskan miliaran untuk memburu gelar Liga Champions. PSG merekrut beberapa pemain terbaik di dunia seperti Neymar, Kylian Mbappe dan Lionel Messi tetapi tidak berhasil.
Dengan hengkangnya bintang-bintang tersebut, Enrique membangun tim penyerang hebat yang memungkinkan bakat-bakat muda seperti Doue, Kvaratskhelia, dan Ousmane Dembele berkembang pesat dan tidak diragukan lagi bahwa mereka adalah yang terbaik di Eropa musim ini.***
Artikel Terkait
Xabi Alonso Resmi Latih Real Madrid: Kembali ke Bernabéu sebagai Pelatih Kepala
Pemain Persib Bandung Beckham Putra Dipanggil Timnas Senior, Bersiap Unjuk Kemampuan Pada Patrick Kluivert
Tak Ingin Terhenti di Putaran 3, Kluivert Tekankan Pentingnya Paham Cara Mengalahkan Lawan bagi Punggawa Garuda
Eliano Reijnders Absen dari TC Timnas Indonesia Demi Dampingi Istri Melahirkan
Vincenzo Italiano Resmi Perpanjang Kontrak di Bologna hingga 2027, Usai Persembahkan Gelar Bersejarah
Akhir Musim Liga Arab Saudi 2024/2025: Al-Ittihad Angkat Trofi Juara
Momen Ulang Tahun Erick Thohir, Janji Manis Kluivert dan Marselino: Hadiah 3 Poin untuk Indonesia!