Genjatan Senjata India dan Pakistan yang Sempat Diumumkan Trump Berujung Kegagalan karena Pelanggaran

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 12 Mei 2025 | 05:30 WIB
Trump umumkan genjatan senjata india-pakistan  (Truthsocial.com/realdonaldtrump)
Trump umumkan genjatan senjata india-pakistan (Truthsocial.com/realdonaldtrump)

Ketegangan Bermula dari Serangan di Kashmir

Ketegangan antara India dan Pakistan yang sudah lama berlangsung kembali memanas setelah insiden berdarah di Kashmir pada 22 April 2025.

Baca Juga: Menang di El Clasico, Ada Peluang Barcelona Memastikan Gelar La Liga Spanyol Pekan Ini

Serangan di dekat kota wisata Pahalgam menyebabkan 26 orang tewas.

Kelompok militan Front Perlawanan yang memiliki afiliasi dengan jaringan teror mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu.

India menuding Pakistan berada di balik serangan tersebut, meskipun tuduhan itu langsung dibantah oleh pemerintah Pakistan.

Baca Juga: Trump Tetap Ngotot Pindahkan Lakukan Relokasi, Warga Palestina Tetap Ingin Hidup di Antara Sisa Puing-puing

India Luncurkan Operasi Militer: Operasi Sindoor

Sebagai tanggapan terhadap insiden tersebut, Kementerian Pertahanan India pada 7 Mei 2025 mengumumkan pelaksanaan Operasi Sindoor.

Tujuannya adalah menghancurkan fasilitas yang diduga digunakan oleh kelompok teroris di wilayah Pakistan.

India mengklaim operasi tersebut menewaskan 70 anggota kelompok bersenjata tanpa menyasar pangkalan militer resmi Pakistan.

Baca Juga: Kabar Duka dari Tanah Suci: Delapan Jemaah Haji Indonesia Wafat hingga 10 Mei 2025

Namun, militer Pakistan menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan 31 orang meninggal dan melukai sedikitnya 57 orang lainnya.

Konflik yang kembali membara setelah gencatan senjata menunjukkan betapa rapuhnya perdamaian di kawasan tersebut.

Meskipun telah dimediasi oleh kekuatan dunia seperti Amerika Serikat, solusi jangka panjang antara dua negara bersenjata nuklir ini masih tampak jauh dari kenyataan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Truthsocial.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X