Konklaf 2025 Resmi Dimulai, Siapa yang Akan Jadi Paus Berikutnya?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 8 Mei 2025 | 07:50 WIB
Paus Fransiskus akan dimakamkan di toga peti  (X.com/justkoko)
Paus Fransiskus akan dimakamkan di toga peti (X.com/justkoko)

Diangkat sebagai uskup agung oleh Paus sendiri pada 2015, Zuppi kemudian dipercaya sebagai Presiden Konferensi Uskup Italia (2022) dan menjadi utusan perdamaian untuk Ukraina (2023). Karier dan visi pastoralnya membuat banyak pihak melihat Zuppi sebagai kandidat yang paling merepresentasikan kesinambungan.

Baca Juga: Yuuk Kuliah di Al Azhar Mesir! Kemenag Buka Seleksi Beasiswa Kuliah di Universitas Itu. Simak Jadwal dan Informasi Pendaftarannya!

2. Kardinal Pietro Parolin: Diplomat Ulung Vatikan

Sebagai Menteri Luar Negeri Vatikan, Parolin telah mewakili Tahta Suci di berbagai negara dan krisis global. Ia dikenal sebagai figur moderat, fokus pada dialog antarnegara, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Pengalaman diplomatiknya membuatnya dipandang sebagai tokoh stabil yang cocok memimpin Gereja di era penuh tantangan.

3. Kardinal Robert Prevost: Wajah Baru dari Amerika

Meski belum pernah ada Paus asal Amerika Serikat, Prevost masuk radar karena posisinya sebagai kepala departemen yang menangani penunjukan uskup.

Baca Juga: CoreLab 2025, Diskusi Bareng Promedia dan Mahasiswa FISIP UNTIRTA. Kenalkan Seputar Bisnis Content Creator

Sebelumnya, ia juga sempat menjadi misionaris di Peru, memberikan warna internasional dalam pengalamannya. Reputasinya sebagai pemimpin rohani dan organisatoris membuatnya sangat diperhitungkan.

4. Kardinal Luis Antonio Tagle: Harapan dari Asia

Tokoh Gereja Katolik asal Filipina ini sudah lama digadang-gadang sebagai calon Paus.

Dikenal luas karena wawasan teologis dan pendekatan pastoralnya yang hangat, Tagle menjadi simbol Gereja Katolik yang inklusif dan relevan di kawasan Asia. Jika terpilih, ia akan menjadi Paus pertama dari Asia.

Baca Juga: PSG Bertemu Inter Milan di Final Liga Champions, Setelah Gusur Arsenal

5. Kardinal Peter Turkson: Pembela Keadilan Sosial dan Lingkungan

Turkson, tokoh dari Ghana, adalah salah satu penasihat utama Paus Fransiskus dalam hal keadilan sosial dan lingkungan hidup, termasuk penyusunan ensiklik Laudato Si. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Reuter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X