Arab Saudi Resmi Larang Anak-anak Ikut Ibadah Haji

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 16 Februari 2025 | 19:20 WIB
Suasana di Kabah yang dipadati jemaah untuk beribadah (instagram.com/masjidilharam)
Suasana di Kabah yang dipadati jemaah untuk beribadah (instagram.com/masjidilharam)

Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji 1446 H Jemaah Reguler Dibuka 14 Februari 2025

Mulai 1 Februari 2025, warga dari 14 negara, termasuk Indonesia, hanya diperbolehkan mengajukan visa sekali masuk (single-entry visa).

Negara-negara yang terdampak kebijakan ini mencakup Aljazair, Bangladesh, Mesir, Etiopia, India, Irak, Yordania, Maroko, Nigeria, Pakistan, Sudan, Tunisia, dan Yaman. Visa tersebut memiliki masa tinggal maksimal 30 hari.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap banyaknya individu yang sebelumnya menggunakan visa multiple-entry untuk memasuki Arab Saudi dan melaksanakan haji tanpa pendaftaran resmi, yang berkontribusi pada lonjakan kepadatan jemaah.

Baca Juga: Keketatan Jurusan UNS Lengkap Program Saintek dan Soshum Paling Dicari

"Kami telah mengidentifikasi bahwa penggunaan visa multiple-entry sering disalahgunakan untuk menunaikan ibadah haji tanpa registrasi resmi, yang menyebabkan berbagai tantangan logistik," jelas juru bicara kementerian.

Selain membatasi visa haji, pemerintah Saudi juga menangguhkan penerbitan visa sekali masuk untuk kunjungan wisata, bisnis, dan keluarga bagi warga dari negara-negara tersebut selama satu tahun.

Dengan diberlakukannya larangan ini, risiko bagi jemaah muda dapat diminimalkan sehingga ibadah haji dapat berlangsung lebih aman dan tertib.

Baca Juga: Sinopsis Film Street Kings, Keanu Reeves Polisi Hitam Atau Putih ?

Sementara itu, prioritas pendaftaran diberikan kepada mereka yang belum pernah berhaji sebelumnya.

Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah haji setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka.

"Ibadah haji adalah kewajiban yang cukup dilakukan sekali dalam seumur hidup, dan kami ingin memastikan sebanyak mungkin umat Islam memiliki kesempatan untuk menunaikannya," ujar perwakilan kementerian.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran UNAIR 2025: SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri

Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keselamatan jemaah, pemerintah Arab Saudi juga mengimplementasikan langkah-langkah tambahan, termasuk:

  • Kampanye kesadaran keselamatan bagi jemaah haji.
  • Peningkatan infrastruktur, seperti tenda perkemahan dan jalur pejalan kaki di situs suci.
  • Penerapan sistem canggih untuk mengatur pergerakan jemaah secara lebih tertib dan aman.

Melalui berbagai kebijakan ini, Arab Saudi berharap pelaksanaan haji 2025 dapat berlangsung dengan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X