Resesi Seks! Angka Pernikahan dan Kelahiran Turun Drastis di Jepang

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 24 Januari 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi Jepang yang sedang mengalami penurunan angka kelahiran  (freepik/tawatchai07)
Ilustrasi Jepang yang sedang mengalami penurunan angka kelahiran (freepik/tawatchai07)

Survei pada 2024 menunjukkan bahwa sekitar 60 persen pasangan menikah di Jepang tidak melakukan hubungan seksual secara rutin.

Menurut jajak pendapat dari Raison d’Etre, 43,9 persen responden yang menikah jarang melakukan hubungan seksual, dan 24,3 persen hampir tidak pernah melakukannya.

Secara keseluruhan, sebanyak 68,2 persen pasangan menikah memiliki kehidupan seksual yang minim. 

Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru Januari 2025: LOKER Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Tersedia 5 Posisi

Survei ini dilakukan terhadap 4.000 responden yang berusia 20 hingga 40 tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa 51 persen perempuan menikah di usia 20-an tidak berminat atau hampir tidak berminat berhubungan seksual. Untuk perempuan usia 30-an, angkanya mencapai 67,8 persen.

Sementara itu, 39,2 persen perempuan menikah di usia 30-an sama sekali tidak berhubungan seksual.

Di kalangan pria, 53,4 persen yang menikah di usia 20-an jarang berhubungan seksual, sementara pada usia 30-an angkanya meningkat menjadi 71,4 persen.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT Sucofindo Hingga 30 Januari 2025: Loker Corporate Marketing Officer, Peluang Karir Menjanjikan

Alasan utama yang diungkapkan para pasangan mencakup kelelahan akibat pekerjaan, kehilangan ketertarikan pada pasangan, dan persepsi bahwa hubungan seksual mengganggu rutinitas.

Langkah Pemerintah dalam Mengatasi Resesi Seks

Untuk mengatasi fenomena ini, pemerintah Jepang mengalokasikan dana sebesar US$25 miliar atau sekitar Rp370 triliun.

Dana ini digunakan untuk memberikan subsidi yang mencakup biaya pendidikan, perawatan prenatal, dan cuti ayah.

Baca Juga: Petunjuk Teknis Untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diterbitkan , Februari Sudah Bisa Diimplementasikan

Selain itu, pemerintah juga menyediakan program dukungan untuk pasangan menikah agar dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang seimbang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Japan Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X