TITIKTEMU.CO - Polisi masih menyelidiki dugaan unsur kesengajaan kebakaran ilalang yang diduga memicu kecelakaan beruntun di ruas tol Pejagan-Pemalang di KM 253 di Kabupaten
Brebes, Jawa Tengah, Minggu (18/9/2022).
"Masih didalami, apakah ilalang ini terbakar atau dibakar," kata Direktur Lalu Lintas Polda
Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Suryonugroho di Semarang, Senin (19/9/2022), seperti dilansir pmjnews.com.
Lebih lanjut Agus mengatakan, saat ini tim laboratorium forensik sudah diterjunkan ke lokasi
kejadian untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. Selain itu, satuan lalu lintas berkoordinasi
dengan satuan reserse kriminal dalam upaya pengungkapan kasus.
Baca Juga: Astaga, PPATK temukan transaksi perjudian di kasino oleh Gubernur Papua Rp 560 M
Sementara untuk mencegah kecelakaan serupa, lanjut dia, kepolisian sudah berkoordinasi
dengan badan pengelola jalan tol untuk melakukan upaya antisipasi.
Sosok korban yang tewas dalam kecelakaan itu adalah anak Jaksa Agung Muda Intelijen
(Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto bernama Muhammad Singgih Adika. Almarhum berusia 23 tahun dan saat kecelakaan mengemudikan Honda Civic B-27-SLI. 13 orang terluka dalam kecelakaan tersebut.
Indikasi awal dari kecelakaan tersebut disebabkan karena salah satu kendaraan yang berada
di depan melintas di lokasi kejadian dan pandangannya terhalang akibat asap pembakaran
lahan oleh warga di sekitar lokasi.
Baca Juga: Film Avatar Tayang Ulang di Bioskop dengan Format Baru, Apa Bedanya dengan Sebelumnya?
“Kecelakaan beruntun terjadi lantaran ada pembakaran rumput di pinggiran tol sehingga
membuat jalan gelap,” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudussy dikutip
dari Tribratanews Polri, Senin (19/9/2022).
Iqbal menuturkan, asap yang mengganggu pandangan membuat pengendara di depan melakukan perlambatan mendadak yang mengakibatkan kendaraan di belakangnya menabrak karena kurang antisipasi.
Beberapa kendaraan lain di belakangn akhirnya sulit menghindari dan membanting arah ke lajur berbeda, namun ruang untuk menghindar yang tidak cukup, sehingga menabrak pembatas jalan dan menyebabkan kecelakaan beruntun.
Baca Juga: Final dan mengikat: Ferdy Sambo tetap dipecat. Ini hasil komisi sidang banding kode etik
Berikut data kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut:
1. Kendaraan mobil Fortuner H 1236 IP.
2. Kendaraan mobil Avanza B 1674 EVM.
3. Kendaraan mobil Avanza H 8538 YP.
4. Kendaraan mobil Honda Civic AG 1870 ME.
5. Kendaraan mobil Expander AB 1125 UP.
6. Kendaraan mobil Inova G 9133 QC.
7. Kendaraan mobil Ertiga B 1781 DS.
8. Kendaraan mobil Calya B 1466 UIK.
9. Kendaraan mobil truk boks B 9076 UCG.
10. Kendaraan mobil Xenia B 1301 BK.
11. Kendaraan mobil Expander H 8538 YP
12. Kendaraan mobil Chevrolet spin D 1782 XU
13. Kendaraan mobil Inova B 1674 EVM
“Anggota sedang evakuasi dan mendata dan korban meninggal dunia satu orang,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Sabar luur...Sebentar Lagi, Lewat Jalan Tol Solo-Jogjakarta, Waktu Tempuh Solo - Yogyakarta Cuma 20 Menit
Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Tak Kenai Candi Borobudur
Di Ungaran, Sopir Tabrakkan Truk Kontainer ke Pembatas Jalan Demi Hindari Tabrakan Beruntun
Mantan Wabup Banjarnegara Hadi Supeno Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Truk Pertamina: 11 Orang Meninggal, 2 Jenazah Suami-Istri Teridentifikasi
Dirgakkum Korlantas: Tak Ada Bekas Rem di TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Bekasi
Kecelakaan di Jalan Tol Pemalang-Batang, Ayah Wagub Emil Dardak Meninggal. Ini Penyebabnya
Keren , Jaket Ini Bisa Meredam Benturan Saat Kecelakaan