hukrim

Astaga, beda dengan pengakuan Bharada E dan ingkari hasil rekonstruksi, Sambo bantah ikut menembak Brigadir J

Sabtu, 10 September 2022 | 22:32 WIB
Kolase foto Ferdy Sambo, Brigadir J dan Bharada E (poic/ist)

TITIKTEMU.CO - Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Irjen Pol Ferdy Sambo membantah turut melakukan penembakan ke korban.

Pernyataan Ferdy Sambo ini berbeda dengan pengakuan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E saat uji polygraph menggunakan alat pendeteksi kebohongan (lie detector).

"Klien kami dan tersangka yang lain membantah hal tersebut sehingga atas keterangan Bharade E tersebut semuanya akan diuji fakta-faktanya dalam persidangan," ungkap Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis kepada wartawan, Sabtu (10/9/2022), seperti dilansir pmjnews.com.

Baca Juga: AS TERBUKA: Carloz Alcatraz Menjadi Petenis Nomor Satu Dunia, Jika Menang di Final Grand Slam Perdananya

Arman bahkan mempertanyakan isi pemeriksaan lie detector yang dilakukan terhadap Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf. Pasalnya, keduanya juga dinyatakan jujur sebagaimana Bharada E.

"Kalau uji lie detector dari tersangka yang lain seperti KM dan RR hasilnya apa? Sama enggak?," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Bharada E melalui pengacaranya, Ronny Talapessy menyampaikan hal yang membuat kliennya dinyatakan jujur dalam uji lie detector.

Baca Juga: Kendati Inggris Masih Berduka, Manchester United Tetap Bertanding di Liga Europa Pekan Depan

"Lie detector yang ditanyakan ke klien saya terkait dengan peristiwa di Duren Tiga," ujar Ronny Talapessy saat dihubungi, Sabtu (10/9/2022).

Ronny mengungkapkan, salah satu poin yang ditanyakan yakni siapa yang menembak Brigadir J dalam peristiwa yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

Dilanjutkan Ronny, Bharada E mengakui kalau dirinya yang menembak Brigadir J pertama dan Ferdy Sambo yang menembak terakhir.

Baca Juga: Siwon ajak ketemuan ELF di SCBD pekan depan. Ini tanggal konser Suju di BSD Hall dan harga tiketnya

“Salah satu poin krusial adalah siapa saja yang menembak (Brigadir) J," ungkapnya.
Menurut Ronny, kliennya menjawab, "Saya pertama dan FS yang menembak terakhir.”

Sementara itu, dalam rekonstruksi yang digelar Polri, diketahui Ferdy Sambo dua kali menembak Brigadir J

Ferdy Sambo tiba dengan mengenakan baju tahanan. Rekonstruksi yang dilaksanakan di rumah dinas Ferdy Sambo akan dilaksanakan sebanyak 27 adegan, termasuk adegan yang menewaskan Brigadir J.

Halaman:

Tags

Terkini