Kebaikan Ferdy Sambo dan istri menurut Rosti, menimbulkan kecemburuan dari rekan ajudan yang lain sehingga memicu terjadinya penembakan. "Jadi cemburunya orang itu
karena bapak (Ferdy Sambo) dan ibu (istri Ferdy Sambo) itu menyayangi kalian," ujar dia.
Baca Juga: Rumah Sambo Digeledah, Putri Candrawathi Menangis Terus
Rosti juga mengungkap Brigadir J sering berada di rumah Ferdy Sambo karena diminta Ferdy Sambo dan istrinya untuk datang.
Jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah diautopsi ulang (ekshumasi ) oleh tim dokter forensik indepeden pada Rabu (27/6/2022).
Proses autopsi ulang jenazah Brigadir J ini atas permintaan pihak keluarga melalui kuasa hukum. Hasil autopsi akhir baru dapat diketahui dalam 4-8 pekan kemudian (dadi sutaryadi). ***