hukrim

Ancaman Pembunuhan Terhadap Jurnalis Kompas TV Sorong Saat Liputan oleh Oknum Marinir

Rabu, 9 Februari 2022 | 14:08 WIB
Pengurus Pengda IJTI Papua Barat bertemu dengan Sie Intel Marinir di Sorong untuk melaporkan soal pengancaman terhadap jurnalis Kompas TV (Pengda IJTI Papua Barat)

 

TITIKTEMU.CO, SORONG - Seorang jurnalis Kompas TV Sorong mengalami ancaman penganiayaan sampai mati oleh seorang oknum intel marinir saat bertugas melakukan peliputan di Sorong, Papua Barat.

Kejadian berawal saat, Jurnalis Kompas TV SORONG, Otto G Antoh tengah melakukan peliputan sweeping kendaraan roda dua dan roda empat yang di laksanakan oleh Sat Lantas Polres Sorong di depan alun-alun Aimas, Ibu Kota Kabupaten Sorong, Rabu 9 Februari 2022.

Seorang pengendara dengan ugal-ugalan mengendarai mobil dan dihentikan Polantas. Pengendara menerobos sweeping namun berhasil diamankan Polantas dan dibawa ke Sat Lantas Polres Sorong. Diketahui pengendara adalah Oknum Anggota Marinir Sorong.

Baca Juga: Mantan Mendiknas Prof. Yahya Muhaimin Meninggal Dunia di Purwokerto.

Jurnalis Kompas TV, Otto G Antoh yang bertugas, langsung melakukan liputan. Saat akan mengambil gambar, Otto G Antoh dihampiri seorang oknum Marinir yang bertanya kepada Otto, maksud dan tujuan pengambilan gambar.

Otto menyampaikan bahwa dirinya jurnalis Kompas TV yang melakukan liputan. Oknum Marinir tersebut langsung melarang Otto untuk mengambil gambar dan menyampaikan kata-kata ancaman :
" Kamu stop ambil-ambil gambar, dari pada di luar saya hajar kau sampai mati" ujar Otto menirukan kata-kata oknum Marinir tersebut.

Baca Juga: AJI Jakarta & LBH Pers Akui Pernah Dampingi IW Jurnalis Perempuan yang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Merasa takut dan terancam, Otto melaporkan hal tersebut kepada IJTI Pengda Papua Barat.

Setelah laporan ini, Ketua IJTI Pengda Papua Barat, Chanry Suripatty bersama Bidang Litbang, Maikel Bambang Kabuare langsung berkoordinasi dengan Kadispen Armada III SORONG serta Dispen Marinir untuk melaporkan ancaman tersebut.

Pengurus Pengda IJTI Papua Barat bertemu dengan Sie Intel Marinir di Sorong untuk melaporkan soal pengancaman terhadap jurnalis Kompas TV (Pengda IJTI Papua Barat)

Pihak Dispen Armada III dan Dispen Marinir Sorong bertemu Jurnalis Kompas TV Otto G Antoh dan pihak IJTI Papua Barat untuk menyelesaikan masalah. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas nama Pimpinan TNI AL.

Baca Juga: Asyik…..LRT Jabodebek Mulai Beroperasi Agustus 2022. Dari Cawang ke Dukuh Atas Cuma 3 Menit. Mak wusssss…..

Saat ini Jurnalis Otto G Antoh masih dalam kondisi Trauma dan sedang berada di Kantor Biro Kompas TV SORONG untuk menenangkan diri.***

Halaman:

Tags

Terkini