hukrim

Seorang Anak Pukul Ibu Kandung, Endingnya Bikin Trenyuh

Selasa, 21 September 2021 | 22:53 WIB
Usai Meminta Maaf, MHJ , anak yang tega memukul ibunya, Membonceng sang ibu naik sepeda kayuh untuk kembali ke rumah dari Polsek Pasar Kliwon Solo. ( Vidio Capture Titiltemu.co)
 
 
 
TITIKTEMU.CO, SOLO -- Seorang pemuda berinisial MHJ (21) warga Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah,  tega memukul ibu kandungnya.  Dia dengan tega memukul kepala sang ibu sebanyak 2 kali,  hingga benjol. Bahkan, ketika pukulan kedua, sang ibu jatuh dan diludahi MHJ. 
 
Pemuda yang baru lulus sekolah menengah atas itu tega memukul sang ibu, M (49), lantaran minta uang untuk beli rokok tak diberi.  Atas perlakuan sang anak ini, korban melaporkan ke Polsek Pasar Kliwon, meskipun akhirnya diselesaikan lewat jalur kekeluargaan. 
 
 
 
Bahkan, momen haru terlihat saat MHJ meminta maaf kepada M dan sungkem kepada sang ibu di ruang sidik unit reskrim polsek. Air mata ibu empat anak ini tak terbendung. Setelah membuat surat pernyataan, keduanya pulang berboncengan menggunakan sepeda ontel. 
 
"Dia minta uang, kemudian saya bilang, tidak punya uang. Saya nasehati, mbok cari kerja kalau lulus sekolah, terus uangnya dari pada buat beli rokok, mending buat beli beras," ucap M di Mapolsek Pasar Kliwon, Senin (20/9/2021). 
 
 
Namun, akhirnya M mencabut aduannya kepada pihak kepolisian. Hal itu lantaran, dia tidak tega kalau sang anak harus berhadapan dengan hukum. 
 
"Yang penting anaknya kapok, kedepan tidak lagi. Harapan saya dia tidak seperti itu lagi," jelasnya. 
 
Dia mengatakan, suaminya sudah tidak mengurus keluarganya lagi. Minggat, entah kemana. M selama ini bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) agar keluarga mereka bisa makan. 
 
"Anak saya empat. Yang pertama ikut istrinya, yang kedua perempuan ikut saya, ini (MHJ, red) anak ketiga, masih ada adiknya lagi, masih SMP," ungkapnya. 
 
 
Sementara itu, Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ahmad Riedwan Prevoost mengungkapkan, setelah dilaporkan, MHJ diamankan pihak kepolisian malam harinya. 
 
"Sempat kita sidik, kenapa tega menganiaya sang ibu. Ternyata meniru perilaku sang ayah dulu yang juga kerap main tangan kepada ibunya," jelasnya. 
 
"Sudah kita mediasi. Kita hormati keputusan sang ibu. Yang namanya orangtua, pasti tidak tega sang anak tersandung kasus hukum," tambahnya. 
 
Namun, lanjut dia, pihaknya sudah membuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. 
 
"Kalau dia masih melakukan tindakan yang sama, tidak ada ampun. Akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," paparnya. *** ( Budi Harjo Kusumo )
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
-
BalasTeruskan
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 

Tags

Terkini