hukrim

Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan, Ini Alasan Penting di Baliknya!

Selasa, 7 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Ammar Zoni dipindahkan ke Nusakambangan karena status berisiko tinggi dan dugaan keterlibatan jaringan narkoba. (Instagram/kejari.jakpus - ditjenpas)

TITIKTEMU.CO - Mantan aktor sekaligus narapidana kasus narkoba, Ammar Zoni, kembali menjadi perhatian setelah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Keputusan ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) pada 16 Oktober 2025, bersama lima narapidana lainnya.

Langkah ini memunculkan banyak pertanyaan publik mengingat Nusakambangan dikenal sebagai penjara dengan tingkat keamanan tertinggi di Indonesia.

Berikut alasan utama di balik pemindahan Ammar Zoni berdasarkan penjelasan resmi dari Kemenkumham dan sumber terpercaya.

Status Narapidana Berisiko Tinggi

Ammar Zoni kini dikategorikan sebagai narapidana berstatus “high risk” atau berisiko tinggi.

Status ini tidak ditentukan oleh lamanya masa hukuman, melainkan berdasarkan perilaku dan potensi gangguan keamanan yang ditimbulkan selama berada di lapas sebelumnya.

Narapidana dengan status ini sering kali dianggap dapat mengganggu stabilitas lapas atau bahkan terlibat dalam aktivitas ilegal dari dalam tahanan.

Oleh karena itu, Ditjenpas memutuskan untuk memindahkan Ammar ke Lapas Super Maksimum Security di Nusakambangan.

Di sana, sistem pengawasan dilakukan secara ketat dengan konsep “one man one cell” atau satu sel untuk satu narapidana.

Dugaan Keterlibatan dalam Jaringan Narkoba

Pemindahan Ammar Zoni juga dilatarbelakangi oleh dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkoba meski sudah berada di balik jeruji.

Ia diduga masih mengendalikan transaksi narkoba seperti sabu dan tembakau sintetis dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Berdasarkan informasi, Ammar disebut menggunakan ponsel dan aplikasi pesan untuk berkomunikasi dengan pihak luar guna menjalankan operasi ilegal tersebut.

Kondisi ini membuat pihak berwenang mengambil tindakan tegas dengan memindahkannya ke lapas yang memiliki pengawasan lebih ketat untuk memutus rantai peredaran narkoba.

Menjaga Stabilitas Lapas Lain

Keberadaan narapidana berisiko tinggi di lapas umum seperti Cipinang atau Salemba berpotensi memicu gangguan keamanan dan memengaruhi narapidana lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini