Polisi sudah memeriksa kamar kos Arya. Sejauh ini tidak ada barang berharga yang hilang. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Sigit Karyono, menyebut seluruh barang milik korban utuh.
Meski demikian, polisi tetap akan terus memeriksa barang-barang pribadi Arya untuk memastikan apakah ada benda yang digunakan atau mungkin menjadi petunjuk penting.
3. Korban Memiliki Riwayat Penyakit
Selain kondisi fisik yang mencurigakan, polisi mendapatkan informasi bahwa Arya memiliki riwayat penyakit tertentu. Menurut istri korban, Arya menderita penyakit GERD dan memiliki masalah kolesterol.
Polisi berencana memadukan informasi medis ini dengan hasil autopsi yang sedang dilakukan. Hal ini untuk mengetahui apakah penyakit tersebut berpengaruh pada kematian korban.
4. Lama Tidak Terlihat
Salah satu saksi mata, Rifki, yang bekerja sebagai penjaga toko di sekitar kos Arya, mengatakan dirinya sudah beberapa hari tidak melihat Arya. Padahal, biasanya Arya membersihkan mobil dan menyapa.
Keterangan Rifki ini semakin menambah pertanyaan, karena dikabarkan Arya sempat hilang kontak dan tidak terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal.
Kronologi Penemuan Jenazah Arya
Kepala Polsek Menteng, Komisaris Rezha Rahandhi, menjelaskan kronologi penemuan jenazah Arya. Penemuan berawal dari istri Arya yang khawatir karena sejak pagi tidak bisa menghubungi suaminya.
Istri Arya kemudian meminta bantuan kepada penjaga kos untuk memeriksa kondisi suaminya di kamar. Saat penjaga mengetuk pintu kamar, tidak ada respons sama sekali. Penjaga kos akhirnya membuka pintu secara paksa.
Kepala Lililit Lakban
Ketika pintu terbuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa di atas kasur. Tubuhnya terbaring dengan kepala tertutup lakban dan tubuhnya ditutupi selimut. Penjaga kos kemudian menghubungi pihak polisi.