Tindak Lanjut Sekolah
Setelah muncul postingan tambahan dari pelatih paskibra di Instagram yang memicu opini publik tentang dugaan pelecehan fisik, sekolah memberikan Surat Peringatan Kedua (SP2) pada 22 Mei 2025. Guru tersebut kemudian diserahkan kepada Dinas Pendidikan untuk penanganan lebih lanjut.
Namun, keputusan sekolah yang memilih mediasi secara kekeluargaan menuai kritik tajam dari masyarakat.
Banyak yang menilai langkah tersebut tidak mencerminkan kepekaan terhadap isu kekerasan seksual.
Meskipun pihak sekolah beralasan bahwa korban tidak menunjukkan trauma mendalam selama proses mediasi, publik tetap menuntut penanganan lebih serius.
Baca Juga: Link Anggi Viral TikTok: Kronologi Live Streaming 13.7 Detik yang Hebohkan Netizen
Link Video: https://www.tiktok.com/@offocial_inewsdepok.id/video/7507562132326616337?q=demo%20smpn%203%20depok&t=1748355552208
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam menangani isu sensitif seperti pelecehan di lingkungan sekolah. Dukungan terus mengalir untuk korban, baik dari alumni maupun masyarakat luas. Netizen menyerukan agar kasus ini diselesaikan secara adil dan memberikan efek jera bagi pelaku.
Sebagai masyarakat, penting untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung. Mari terus suarakan keadilan dan pastikan semua pihak bertanggung jawab atas tindakan mereka!