hukrim

Siapa Istri dr Syafril Firdaus? Kini Buka Suara Tolak Dihubungi Terkait Dugaan Pelecehan

Kamis, 17 April 2025 | 08:17 WIB
Ilustrasi Istri dr Syafril Firdaus (@Titiktemu)

TITIKTEMU.CO - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh dr. Syafril Firdaus, atau lebih dikenal sebagai dr. Iril, kembali menggemparkan publik.

Setelah beredarnya rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan tindakan tidak pantas terhadap pasien perempuan di sebuah klinik di Garut, perhatian kini tertuju pada mantan istri dokter tersebut.

Seorang pengguna Twitter dengan handle @thiana* mengklaim sebagai mantan istri dr. Iril dan menegaskan bahwa ia telah bercerai dan tidak ingin dikaitkan dengan kasus hukum yang menjerat mantan suaminya.

Baca Juga: LINK Download Video Elga Puruk Cahu Durasi 5 Menit 44 Detik Viral di TikTok Terbaru, Wanita Muda Asal Kalimantan Tengah Diburu Warganet

Dalam cuitannya tanggal 13 Februari 2025, mantan istri dr. Iril mengungkapkan bahwa sejak awal tahun 2025, ia mulai mencurigai perilaku tidak wajar dari suaminya yang berprofesi sebagai spesialis obstetri dan ginekologi di Garut, Jawa Barat.

Ia mengaku menerima banyak aduan dari pasien perempuan yang merasa menjadi korban tindakan tidak pantas dari dr. Iril.

Mantan istri tersebut secara tegas meminta agar masyarakat tidak menghubunginya terkait masalah ini, dan menyarankan agar para korban langsung berkomunikasi dengan pihak berwenang.

Baca Juga: Link Download Video Viral Kuala Kurun Terbaru, Apa Isinya dan Siapa Pemerannya

Kasus ini awalnya mencuat setelah rekaman CCTV dari klinik di Garut tersebar luas, menunjukkan dugaan tindakan asusila oleh seorang dokter pria terhadap pasien perempuan.

Warganet segera mengaitkan kejadian tersebut dengan dr. M. Syafril Firdaus alias dr. Iril, yang pernah berpraktik di beberapa fasilitas kesehatan di Garut.

Berbagai pengalaman dari pasien mulai dibagikan di media sosial, dan beberapa mengaku sudah lama merasa curiga namun baru berani berbicara setelah video tersebut viral.

Menurut keterangan resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Syafril sudah tidak lagi berpraktik di wilayah tersebut sejak akhir tahun 2024.

Meski pernah membuka praktik di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, ia bukan aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga: Lowongan Kerja Tenaga Ahli Hukum di Bappeda DKI Jakarta Lulusan S1 Terbaru April 2025: Cek Jadwal Seleksi dan Cara Pendaftaran DISINI

Halaman:

Tags

Terkini