"Kami ada rekaman catatan semua rapat, nanti kalau butuh saya lagi, saya datang lagi," tegasnya.
Dengan adanya rekaman dan catatan rapat internal, Ahok berharap penyidik dapat menggali lebih dalam untuk mengungkap aktor-aktor utama dalam kasus dugaan korupsi ini.
Kejagung Tetapkan 9 Tersangka, Dirut Pertamina Patra Niaga Terlibat
Kejagung sejauh ini telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Riva Siahaan (RS), yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
Kasus ini semakin menarik perhatian publik karena melibatkan nama-nama penting dalam industri migas nasional. Kejagung berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan adil.
Baca Juga: Skandal Korupsi Pertamina 2025: Kerugian Negara Capai Rp193 Triliun, Begini Modusnya!
Dampak Kasus Ini bagi Pertamina dan Industri Migas
Dugaan korupsi di Pertamina bukan hanya mengguncang internal perusahaan, tetapi juga berpotensi mempengaruhi industri migas nasional.
Beberapa dampak yang bisa terjadi akibat kasus ini antara lain:
Turunnya Kepercayaan Publik: Kasus ini bisa merusak citra Pertamina sebagai BUMN strategis yang mengelola energi nasional.
Gangguan pada Investasi dan Operasional: Ketidakstabilan manajemen akibat kasus hukum dapat memengaruhi operasional dan investasi Pertamina di masa depan.
Reformasi Tata Kelola Migas: Kasus ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki regulasi dan tata kelola minyak mentah agar lebih transparan dan akuntabel.
Kasus dugaan korupsi di tubuh Pertamina masih terus berkembang.