TITIKTEMU.CO - Warga Lumajang Jawa Timur digegerkan dengan temuan ladang pohon ganja di lereng Gunung Semeru. Polisi menemukan ratusan pohon ganja di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Temuan ini bermula dari penangkapan dua orang yang diduga sebagai penanam pohon ganja sehari sebelumnya. Dua orang tersebut, Bambang dan Ngatoyo, warga setempat, kemudian diminta polisi untuk menunjukkan lokasi penanaman pohon ganja. Hasilnya, diketahui ada 365 pohon ganja yang ditemukan polisi di tiga tempat berbeda.
Lokasi penanaman pohon ganja tersebut jauh dari permukiman warga dan berada di tengah hutan yang tergolong lebat.
Selain itu, lokasi penanaman pohon ganja berada di lereng dengan tingkat kemiringan yang curam, sehingga sulit diakses oleh petugas.
Tinggi ratusan pohon ganja yang ditemukan polisi juga beragam, antara 30-150 sentimeter. Lokasi penanaman ganja ini berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
"Penemuan ratusan tanaman ganja itu berawal dari operasi Tumpas Narkoba yang dilakukan aparat kepolisian, kemudian dilakukan penyelidikan," kata Kepala Bagian Operasional Polres Lumajang Komisaris Polisi Jauhar Maarif saat dikonfirmasi per telepon di Lumajang,seperti dilansir Titiktemu.co.
Kabag Ops Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma'arif mengatakan bahwa temuan ini merupakan hasil pengembangan atas penangkapan dua orang pengedar ganja di wilayah tersebut. Selain itu, polisi juga telah membawa pohon-pohon ganja tersebut ke Mapolres Lumajang sebagai barang bukti.
Temuan ladang pohon ganja ini menjadi perhatian publik karena merupakan kejadian pertama di daerah tersebut.
Hal ini juga menunjukkan bahwa peredaran narkoba, termasuk ganja, masih menjadi permasalahan serius di masyarakat.
Diharapkan dengan adanya temuan ini, aparat kepolisian dapat terus melakukan pengawasan dan penindakan yang lebih ketat terhadap peredaran narkoba di wilayah tersebut.
"Seluruh tanaman ganja yang berhasil disita telah dibawa ke Mapolres Lumajang sebagai barang bukti. Sementara untuk dua terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya.
Dalam penanganan kasus ini, polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan serta aktor-aktor di balik penanaman ladang pohon ganja tersebut.